PURUK CAHU, JurnalBorneo.co.id – Akademi Kebidanan (Akbid) Murung Raya terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional. Sebagai bagian dari kurikulum berbasis kompetensi, Akbid Mura resmi melepas mahasiswa untuk menjalani praktik keterampilan dasar kebidanan di RSUD Puruk Cahu, Senin (30/6/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula UPTD RSUD Puruk Cahu ini dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Asisten Administrasi Umum Setda Mura, Batara yang mewakili Bupati Murung Raya, Direktur RSUD Puruk Cahu Debi R. Siregar, Direktur Akbid Mura Hendry, Ketua Yayasan Fillia Gracia Seprie Asang, serta para dosen dan pembimbing klinik.
Direktur RSUD Puruk Cahu, Debi R. Siregar, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Akbid Mura kepada pihak rumah sakit sebagai tempat praktik mahasiswa. Ia berharap para peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah pengalaman dan meningkatkan keterampilan klinik secara profesional.
“Kami bangga menerima mahasiswa Akbid Mura. Semoga selama praktik, mereka bisa belajar dengan semangat dan tidak canggung berinteraksi dengan tenaga medis maupun pasien,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Akbid Murung Raya, Hendry, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Daerah yang terus mendukung keberadaan Akbid Mura sejak awal berdiri hingga kini. Ia juga menyampaikan kabar gembira bahwa pada 25 April 2025 lalu, kampus tersebut telah resmi memperoleh akreditasi dari lembaga berwenang.
“Sebanyak 23 mahasiswa semester II akan menjalani praktik selama satu bulan penuh mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2025 di lima ruang utama, yakni ruang VK, perinatal, nifas, anak, dan IGD,” jelas Hendry.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Setda Murung Raya, Batara, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Heriyus, menegaskan bahwa praktik klinik ini bukan sekadar agenda akademik, melainkan bagian dari upaya strategis meningkatkan mutu pelayanan kesehatan daerah.
“Kerja sama ini diharapkan memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak di Kabupaten Murung Raya,” katanya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme selama praktik berlangsung. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.(Red)





