MUARA TEWEH, Jurnalborneo.co.id – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan kembali menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2025 sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bunda Literasi Barito Utara, Melly Novita Indra Gunawan, di Muara Teweh, Selasa (22/7/2025).
Dalam sambutannya, Melly Novita menegaskan bahwa lomba bertutur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukatif bagi anak-anak untuk berekspresi sekaligus memahami pesan moral dalam sebuah cerita.
“Lomba bertutur bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan memahami nilai luhur dari setiap cerita yang disampaikan,” ujar Melly.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk membangun karakter, melatih kemampuan berbahasa, serta menanamkan semangat literasi di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan apresiasi tinggi terhadap literasi serta kearifan lokal,” katanya.
Diikuti 21 Peserta dari SD/MI Se-Barito Utara
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara, Fakhri Fauzi, menyampaikan bahwa lomba tahun ini diikuti 21 peserta dari sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di seluruh kecamatan.
Menurutnya, lomba bertutur bukan hanya melatih kemampuan bercerita, tetapi juga menanamkan keberanian, kecintaan membaca, serta kemampuan memahami isi bacaan.
“Kami berharap para peserta mampu menyampaikan cerita dengan baik sekaligus menghayati pesan moral yang terkandung di dalamnya,” jelas Fakhri.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas literasi masyarakat sejak usia dini.
Kegiatan lomba berlangsung meriah dan penuh antusiasme, dengan peserta tampil secara bergiliran membawakan cerita pilihan mereka di hadapan dewan juri. (red)





