Palangka Raya, JurnalBorneo.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng menggelar anugerah lomba video pendek tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kalteng dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap 9 Desember di aula Kejati setempat, Selasa (10/12/2024) pagi.
Dalam sambutan pembukaan, Kajati Kalteng, Dr. Undang Mugopal mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya pencegahan (preventif) korupsi sejak dini, sejak usia sekolah.
“Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus terus kita bina sehingga nantinya menjadi pemimpin yang bersih dan berkualitas,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kajati memaparkan mengenai 4 hal yang bisa merusak perekonomian bangsa yakni judi online, penyelundupan, narkoba dan korupsi. Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak tergoda menjadi pelakunya.
Jika ada seseorang atau kelompok yang terbukti bersalah melakukan keempatnya maka jajarannya dipastikan akan menuntut hukuman maksimal sebagai efek jera.
Dia berharap, agar masyarakat jangan merasa kuatir untuk melaporkan setiap peristiwa tindak pidana korupsi kepada pihaknya. Dia menjamin akan segera menindaklanjuti laporan yang disertai bukti.
“Kami jamin juga informasi mengenai identitas bapak dan ibu sekalian akan dirahasiakan. Jadi jangan takut melapor,” ucapnya.
Sebelumnya, Asisten Intelijen, Eddy Sumarman yang juga Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan, tujuan kegiatan adalah untuk mengedukasi generasi muda khususnya siswa-siswi SMA/SMK apa itu korupsi dan akibatnya. Dengan demikian ketika mereka menjadi pemimpin tidak melakukannya.
Dijelaskannya, kegiatan ini diinisiasi oleh Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Bidang Intelijen Kejati Kalteng berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Pendidikan Kalteng. Untuk penjurian disiapkan 5 orang juri yang memiliki prestasi dan kemampuan dalam bidangnya.
“Pendaftaran dibuka sejak bulan lalu. Kami tak menyangka sambutannya sangat luar biasa, peserta yang mendaftar membludak. Sampai ditutupnya pendaftaran tercatat 40 peserta SMA/SMK se-Kalteng,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Kadis Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo diwakili Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kalteng, Safrudin memberikan apreaiasi kepada Kejati Kalteng atas terselenggara dan suksesnya acara itu.
Dia berharap agar kegiatan ini terus berlanjut dan dilaksanakan setiap tahun. Selain itu bisa ditambah jenis kegiatan lain sehingga lebih beragam yang akan meransang minat dan bakat para siswa.
Secara khusus dia mengimbau kepada para kepala sekolah SMA dan SMK agar memberikan ruang kepada para guru dan siswa dalam berkreasi dalam berbagai bidang yang positif sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Semoga di tahun depan kegiatannya lebih besar lagi dan lebih beragam untuk memantik minat, bakat dan kreativitas anak-anak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pemeran wanita terbaik Zahratusita dari SMKN 3 Sampit dan pemeran pria terbaik Daniel Agung Geraldy dari SMKN 1 Palangka Raya. (fer)