Muara Teweh, Jurnalborneo.co.id – Jajaran DPRD Barito Utara meminta Pemkab melalui instansi terkait segera memperbaiki kerusakan traf duduk tiara batara.
Waket DPRD Barut, Permana Setiawan mengatakan bangunan Arena Tiara Batara berumur kurang lebih 35 tahun, dan perlu adanya pembenahan serta perbaikan dibeberapa tempat.
Salah satunya saluran irigasi pembuangan air yang sering mengalami kebuntuan sehingga mengakibatkan areal lapangan tergenang air saat hujan turun.
Pada saat musim hujan yang sudah diberitakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geo Fisika (BMKG) sebelumnya bahwa keadaan iklim di beberapa tempat di wilayah Indonesia mengalami cuaca ekstrim termasuk daerah Kalimantan pada khususnya.
Seperti halnya di wilayah Kabupaten Barito Utara, dimana sungai-sungai meluap hingga terjadi banjir beberapa kecamatan yang ada di wilayah daerah ini.
Sehubungan dengan cuaca ekstrim ini, dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa bulan terakhir mengakibatkan bangunan salah satu Icon di Barito Utara mengalami kerusakan dan perlu penangan segera.
Ia mengatakan dirinya ikut meninjau keadaan Arena Tiara Batara bersama Kadis PUPR M Iman Topik didampingi Kabid BM, Kabid CK, Kabid SDA serta Kabag Umum Setda Barut, Selasa 24 Mei 2022.
Bangunan yang identik dengan event-event out door yang mengalami kerusakan harus segera di tangani dengan segera.
“Apa lagi saat sekarang ini kita mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Barito Utara pada bulan Juni mendatang dan menghadapi HUT Kemerdekaan RI pada Agustus,” kata Parmana.
Ia menambahkan pihaknya dari DPRD sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang segera menangani kerusakan yang terjadi pada traf tempat duduk penonton bagian timur.
Tepatnya yang berhadapan dengan bangunan Balai Antang yang mengalami amblas akibat tergerus air hujan pada Jum’at malam 20 Mei 2022 kemarin.
“Insya Allah kami dari legislatif akan membantu dalam hal penganggaran dan di perubahan nanti akan kita masukan,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Barito Utara ini.Fz