PURUK CAHU, JurnalBorneo.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan masyarakat. Kali ini, Pemkab Mura berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terkolaboratif dalam upaya percepatan penurunan stunting dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Penghargaan tersebut diumumkan setelah juri kehormatan menilai kinerja seluruh kabupaten dan kota dalam Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kalimantan Tengah Tahun 2024, yang digelar di Hotel Aurila, Palangka Raya, Senin (30/6/2025). Kegiatan itu dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko. Mewakili Bupati Murung Raya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rahmat K. Tambunan menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Mura dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kami selalu bersinergi dengan program pemerintah pusat maupun provinsi dalam mempercepat penurunan angka stunting. Upaya ini menjadi prioritas bersama agar generasi Murung Raya tumbuh sehat dan berkualitas,” ungkap Rahmat. Sepanjang tahun 2024, Pemkab Mura menargetkan angka prevalensi stunting turun dari 21,63% menjadi 17,26%. Namun hasilnya melebihi ekspektasi: berdasarkan data SSGI 2024, angka stunting berhasil ditekan hingga 15,8%. Jumlah balita stunting juga berkurang signifikan, dari 808 anak (Desember 2024) menjadi 781 anak (April 2025) berdasarkan data EPPBGM Dinas Kesehatan Mura.
Menurut Rahmat, capaian ini merupakan hasil dari aksi konvergensi lintas sektor yang melibatkan 11 perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan. Upaya tersebut turut diperkuat dukungan CSR dari PT Adaro dan PT Indo Muro Kencana, melalui berbagai program spesifik dan sensitif di bidang kesehatan dan gizi.
“Prestasi ini adalah kerja bersama semua pihak — mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, sektor swasta, akademisi, masyarakat, hingga media. Masing-masing punya peran strategis dalam penurunan stunting di Murung Raya,” tambahnya.
Rahmat menegaskan, penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.
“Seperti yang disampaikan Bupati Heriyus, masih banyak balita yang perlu diintervensi agar tumbuh menjadi anak-anak sehat. Kami ingin memastikan Murung Raya terus maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.(Red)





