• Tentang Kami
  • Index Berita
Senin, 25 Mei 25 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Ini 5 Rekomendasi Rakor Percepatan Implementasi Program Food Estate Kalteng

Rabu 14 April 2021
in Jurnal Kalteng, Jurnal Palangka Raya
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

PALANGKA RAYA, JurnalBorneo.co.id – Perhatian dan komitmen pemerintah pusat terhadap kemajuan program Food Estate di Kalteng patut diacungi jempol. Seperti hari ini, digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Implementasi Program Food Estate di Prov. Kalteng.

Rakor yang berlangsung secara virtual melalui video conference diikuti oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (14/4/2021).

BeritaTerkait

Faridawaty Sampaikan Harapan Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Momentum HUT ke-69 Kalteng

HUT ke-69 Kalteng, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Pastikan Daerah Terus Maju

Tim Catur Kalteng Ikuti Ajang JAPFA 2026 di Jakarta

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Hadir diantaranya Menteri Desa dan PDTT, Menteri ATR/Kepala BPN dan Kepala Staf Kepresidenan. Dari Pemerintah Daerah diikuti oleh Bupati Pulang Pisau.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam arahannya menyampaikan pengembangan Food Estate di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas perlu menjadi perhatian serius.

Luhut menjelaskan bahwa terdapat beberapa tantangan di blok A Dadahup diantaranya diperlukan kepastian hukum terkait lahan yang akan digarap untuk Food Estate, khususnya di lahan Blok A5 yang sudah 15 Tahun ditinggalkan oleh petani, sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Selain itu, lahan pertanian di Blok A5 belum bisa diolah dan ditanami karena tinggi muka air di lahan persawahan belum dapat dikendalikan, belum ada pihak yang secara resmi ditunjuk untuk mengelola lahan di Blok A5 serta ketersiadiaan petani atau tenaga kerja sangat terbatas. Luhut Binsar Pandjaitan juga mengungkapkan pendampingan terhadap petani selama pelaksanaan Food Estate sangat dibutuhkan.

Lebih lanjut Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, layanan-layanan yang perlu disediakan dari Badan Pengelola Kawasan untuk mendukung keberlanjutan pertanian di Kalteng yakni layanan pendampingan petani, layanan penyediaan sarana produksi, layanan pengelolaan prasarana pertanian, layanan penyediaan akses pasar serta layanan pengelolaan hasil panen.

Adapun rekomendasi tindak lanjut yang dibahas yakni pertama, percepatan penyelesaian status hukum pada lahan ex-transmigran yang telah ditinggalkan sebagai lokasi food estate.

Kedua, penyelesaian jaringan irigasi dan tata kelola air di Blok A5 Dadahup yang ditindaklanjuti dengan pengolahan tanah dan penanaman oleh pihak yang diberi kewenangan dalam pengelolaan lahan di Blok A5. Ketiga, penyusunan timeline yang terintegrasi dan selaras antara rencana pembangunan jaringan irigasi, kemampuan penanaman, alsin dan SDM petani.

Keempat, penyusunan program peningkatan SDM dan pendampingan petani baik menggunakan tenaga penyuluh pertanian, tenaga pendamping Desa, off taker maupun dari program kampus merdeka. Kelima, percepatan penyediaan petani atau tenaga kerja yang akan menggarap lahan food estate di Blok A5 melalui transmigrasi.

Terakhir, keberadaan Badan Layanan Umum akan menciptakan ekosistem untuk keberlanjutan pengelolaan Food Estate. Badan Layanan Umum akan menjadi regulator fasilitator antara oara petani dengan off taker, Bank dan research center.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri melaporkan progres perkembangan komoditas padi per 31 Maret 2021. Kawasan Kabupaten Pulang Pisau dengan target 10.000 Ha, dimana realisasi olah tanam sudah berjalan 100 persen, realisasi tanam 100 persen dan realisasi panen dari target 6.917 Ha sudah berjalan sekitar 69,17 persen. Sementara itu, Kabupaten Kapuas dengan target 20.000 Ha, dimana realisasi olah tanam sudah berjalan 98,79 persen, realisasi tanam 95,16 persen dan realisasi panen dari target 8.945 Ha sudah berjalan sekitar 44,73 persen.

Fahrizal Fitri juga menyampaikan terkait progres perkembangan komoditas pendukung lainnya yakni Hortikultura. Di Kabupaten Pulang Pisau terdapat seperti durian, kelengkeng, jeruk, sawi hijau, kangkung dan cabai. Untuk wilayah Kabupaten Kapuas terdapat durian, jeruk, sawi dan cabai.

Perkembangan pendukung lainnya untuk perkebunan dan peternakan. Di Kabupaten Pulang Pisau terdapat seperti itik breeding, sapi dan kelapa genjah. Untuk wilayah Kabupaten Kapuas juga terdapat itik breeding, sapi dan kelapa genjah.

Terakhir, Sekda mengungkapkan terkait masalah yang sedang terjadi di lokasi food estate saat ini yakni belum optimalnya perbaikan infrastruktur irigasi seperti pengerukan saluran irigasi primer dan sekunder, belum terbangunnya pintu air, tanggul, pemeliharaan saluran yang merupakan faktor utama dalam mengendalikan kebutuhan air bagi pertanaman.

Masalah lainnya yakni, fenomena iklim yang cukup ekstrim terjadi sejak akhir Tahun 2020 sampai dengan sekarang ini mengakibatkan pelaksanaan pengolahan lahan dan penanaman di lapangan. Hal ini dikarenakan ketinggian permukaan air dilahan pada kisaran 15-39 Cm, melebihi standar maksimal yaitu 10 Cm, untuk dapat ditanami padi Varietas unggul, juga banyak mengakibatkan banyaknya tanaman padi yang rebah sebelum sampai masanya dipanen. Terakhir keterbatasan SDM dalam hal ini petani. (mmckalteng/fer)

ShareTweetSendShare
Tags: Headlines

Related Posts

Faridawaty Menilai Peringatan Hari Buruh Dimaknai sebagai Ruang Evaluasi Kesejahteraan Pekerja

Faridawaty Sampaikan Harapan Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Momentum HUT ke-69 Kalteng

Sabtu 23 Mei 2026
HUT ke-69 Kalteng, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Pastikan Daerah Terus Maju

HUT ke-69 Kalteng, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Pastikan Daerah Terus Maju

Sabtu 23 Mei 2026
Tim Catur Kalteng Ikuti Ajang JAPFA 2026 di Jakarta

Tim Catur Kalteng Ikuti Ajang JAPFA 2026 di Jakarta

Kamis 21 Mei 2026
Gubernur Kalteng Buka FBIM 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Kebangkitan Ekonomi

Gubernur Kalteng Buka FBIM 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Kebangkitan Ekonomi

Minggu 17 Mei 2026

Berita Terbaru

  • Atlet Porprov Sepakbola Kota Palangka Raya Ujicoba dengan BBP FC dan Persepun FC Minggu 24 Mei 2026
  • Faridawaty Sampaikan Harapan Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Momentum HUT ke-69 Kalteng Sabtu 23 Mei 2026
  • 350 Pecatur dari 8 Negara Bersaing di JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2026 Sabtu 23 Mei 2026
  • HUT ke-69 Kalteng, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Pastikan Daerah Terus Maju Sabtu 23 Mei 2026
  • Program PEYL RELO Kedubes AS Siap Cetak Ribuan Guru Bahasa Inggris SD yang Kompeten Jumat 22 Mei 2026


Next Post
Berulang Kali Curanmor, Tiga Sekawan ini ‘Dihadiahi Timah Panas’ di Betis

Berulang Kali Curanmor, Tiga Sekawan ini 'Dihadiahi Timah Panas' di Betis

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.