Palangka Raya-jurnalborneo.co.id
Besarnya pengaruh permainan game online yang dapat memicu munculnya paham ekstrimisme tersebut mendapat sorotan dari sejumlah pihak terutama Pimpinan DPRD Kalimantan Tengah.
Kepada awak di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu, Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah Junaidi turut prihatin Agame online saat ini mudah terpengaruhi adanya paham ekstrimisme seperti ini.
Junaidi menyebut, paham ekstrimisme saat ini bisa masuk dari berbagai celah baik lingkungan masyarakat, lingkungan pertemanan, dan bahkan melalui platform online seperti halnya game yang sering dimainkan oleh anak-anak.
Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah juga menambahkan, perlu ada peran bersama untuk mencegah masuknya paham ekstrimisme ke lingkungan anak-anak pelajar tidak hanya dari lingkungan keluarga namun juga pihak sekolah dan lingkungan pertemanan.
Paham ekstrimisme saat ini tidak memandang usia dan tempat hal ini bisa saja dapat dipengaruhi oleh semua golongan usia dan dimanapun masyarakat itu berada.
Junaidi berharap, adanya peran semua pihak untuk memberantas meluasnya paham ekstrimisme ini masuk dilingkungan masyarakat terutama lingkungan anak-anak pelajar agar tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain terutama bagi diri sendiri.(wrp)

















