• Tentang Kami
  • Index Berita
Rabu, 22 April 22 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Ketua NasDem Kalteng Soroti Tantangan Perempuan di Era Modern

Rabu 22 April 2026
in DPRD Kalteng
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

 

Faridawaty Sebut Perempuan Hadapi Tantangan Kompleks Era Globalisasi

BeritaTerkait

FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour

Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir

Wakil Rektor IAKN Apresiasi Program NasDem Tower

PALANGKA RAYA–jurnalborneo.co.id
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh (FDA), menilai perjuangan R.A. Kartini di masa kini telah mengalami perubahan konteks seiring perkembangan zaman.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi perempuan saat ini tidak lagi sama seperti pada masa lalu, melainkan semakin kompleks di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang berlangsung cepat.

“Jika dahulu Kartini melawan keterbatasan akses pendidikan dan budaya patriarki yang kaku, kini perempuan menghadapi tantangan yang lebih kompleks di tengah arus modernisasi dan globalisasi yang serba cepat,” ungkap Faridawaty Darland Atjeh, Selasa (21/04/2026).

Ia menjelaskan bahwa makna emansipasi saat ini tidak hanya sebatas membuka akses, tetapi juga memastikan perempuan memiliki daya saing dan tetap berpegang pada nilai integritas dalam berbagai aspek kehidupan.

“Emansipasi bukan lagi sekadar membuka pintu, tetapi memastikan perempuan mampu berdiri kokoh, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai integritas,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng tersebut menambahkan, refleksi perjuangan Kartini di daerah dapat dilihat dari meningkatnya partisipasi perempuan dalam berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga ekonomi kreatif.

“Di Kalimantan Tengah, refleksi perjuangan Kartini terlihat dalam meningkatnya partisipasi perempuan di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga ekonomi kreatif. Perempuan tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi telah mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, khususnya di wilayah pedalaman, seperti kesenjangan akses pendidikan serta persoalan kekerasan berbasis gender yang memerlukan perhatian serius.

“Kartini masa kini di Kalteng adalah mereka yang mampu menjembatani tradisi lokal dengan kemajuan zaman tanpa kehilangan jati diri,” lanjutnya.

Lebih jauh, Faridawaty menuturkan bahwa pada level regional Kalimantan, perempuan juga menunjukkan kiprah yang signifikan, terutama dalam sektor lingkungan, UMKM, dan pemberdayaan komunitas.

Menurutnya, di tengah isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, perempuan hadir sebagai agen perubahan yang adaptif sekaligus solutif dalam menjawab berbagai tantangan.
Perempuan, kata dia, tidak hanya aktif dalam gerakan sosial, tetapi juga berperan dalam mengelola usaha berbasis kearifan lokal serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Sementara itu, pada tingkat nasional, ia melihat adanya kemajuan signifikan dalam peningkatan representasi perempuan di parlemen, pemerataan akses pendidikan, serta terbukanya peluang karier yang lebih luas.

Namun, ia juga menyoroti munculnya tantangan baru akibat modernisasi, seperti tekanan media sosial, standar kesuksesan yang tidak realistis, hingga tuntutan peran ganda antara karier dan keluarga.

Dalam konteks tersebut, ia menilai perjuangan Kartini saat ini telah bertransformasi menjadi upaya menjaga keseimbangan antara profesionalitas, nilai keluarga, dan kesehatan mental.

Di tingkat global, Faridawaty menyebut perempuan Indonesia juga mampu bersaing dan menunjukkan kapasitasnya di berbagai sektor, mulai dari organisasi global, dunia akademik, hingga bisnis internasional.

Meski demikian, globalisasi juga menuntut peningkatan kompetensi, literasi digital, serta kemampuan adaptasi lintas budaya agar mampu bersaing secara berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa refleksi perjuangan Kartini di era modern menunjukkan bahwa emansipasi merupakan proses berkelanjutan yang tidak berhenti pada kesetaraan kesempatan, tetapi juga kualitas partisipasi dan dampak yang dihasilkan.

Dengan demikian, perempuan masa kini dituntut tidak hanya hadir dalam berbagai ruang, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dan bermakna bagi pembangunan.

Pada akhirnya, semangat Kartini dinilai tetap relevan sebagai fondasi nilai, terutama dalam keberanian berpikir, keteguhan prinsip, serta komitmen terhadap kemajuan bersama di tengah perubahan global yang dinamis. (Red/Adv)

ShareTweetSendShare

Related Posts

FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour

FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour

Rabu 15 April 2026
Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir

Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir

Rabu 15 April 2026
Wakil Rektor IAKN Apresiasi Program NasDem Tower

Wakil Rektor IAKN Apresiasi Program NasDem Tower

Rabu 15 April 2026
FDA Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya

FDA Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya

Rabu 15 April 2026

Berita Terbaru

  • Ketua NasDem Kalteng Soroti Tantangan Perempuan di Era Modern Rabu 22 April 2026
  • Gubernur Kalteng Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-147 Selasa 21 April 2026
  • Hayyan Property Bangun Kepercayaan Wujudkan Rumah Impian Masyarakat Palangka Raya Selasa 21 April 2026
  • Rayakan Kemenangan Kristus di Alam Terbuka, Kerukunan Keluarga Kristen SMKN 1 Palangka Raya Gelar Ibadah Paskah di Danau Sebangau Minggu 19 April 2026
  • 93 Guru SD Kapuas Kalteng Ikuti Kelas In-Service PKGSD Kamis 16 April 2026


© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.