• Tentang Kami
  • Index Berita
Sabtu, 31 Januari 31 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Lagi, Petani Milenial Sukses Bisnis Kopi

Jumat 9 Oktober 2020
in Jurnal Ekonomi, Jurnal Nasional
Perkebunan kopi

Perkebunan kopi

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Pasuruan, JurnalBorneo.co.id –  Satu lagi, anak muda yang membuktikan bisa sukses menjadi petani. Heri Tahan Muji (36), petani milenial asal Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan sukses mengembangkan komoditas kopi. Omzet bisnis kopinya rata-rata lebih dari Rp100 juta tiap bulannya.

Selain mampu menjual kopi hingga 2.500 kg perbulan, Heri juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu dan pemuda di daerahnya. Mereka dilibatkan untuk membantu dalam proses pasca panen mulai dari sortasi buah, fermentasi, sortasi biji, sangrai, packing, hingga promosi dan pemasaran.

BeritaTerkait

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

SMSI Pusat Resmikan Press Club Indonesia

Mentan Amran: Boleh Berpolitik, Tapi Jangan Politisasi Pangan! Harga Beras di Pasar Legi Solo Justru Stabil dan di Bawah HET

Heri memberi nama kopinya dengan merk “Kopi Lesung Arjuno”. Kopi ini memiliki kualitas premium. Kopi yang ditanam di lereng Gunung Arjuno dengan ketinggian 1.300 mdpl, memiliki rasa kopi yang khas dan berkarater. Kopi Lesung Arjuno dibudidayakan oleh Heri bersama Kelompok Tani Candi Mulyo dan saat ini telah mendapatkan sertifikat organik berstandar Eropa.

“Saya menanam kopi mulai tahun 2002 sampai sekarang,” ujar Heri saat dihubungi Senin, 5 Oktober lalu.

Kesuksesan Heri memang tak lepas dari peran pemerintah di dalamnya. Kelompok Tani merupakan Binaan Direktorat Jenderal Perkebunan pada Program Sertifikasi Desa Pertanian Organik berbasis komoditas perkebunan.

Menurut Kresno Suharto, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPT) Surabaya, sejak tahun 2018, Ditjen Perkebunan BBPPTP Surabaya melakukan berbagai kegiatan pembinaan mulai dari budidaya, pengendalian hama dan penyakit secara organik, kepada Kelompok Tani Candi Mulyo. “Kita juga memberikan bantuan peralatan pasca panen dan pemasaran,” tambahnya.

Hal ini sejalan dengan program Kementerian Pertanian untuk menumbuhkan pebisnis pertanian dari kalangan milenial. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, pada peringatan Hari Tani Nasional di Jakarta, September lalu, menyatakan bahwa peran petani milenial amat dinanti negara untuk bisa menciptakan inovasi pertanian dari hulu ke hilir sehingga menciptakan nilai tambah komoditas pertanian. Para petani milenial harus terus didukung agar bisa memacu tumbuhnya petani-petani muda yang baru.

Dalam prosesnya, Heri menuturkan, awalnya budidaya dan pengembangan usaha kopi tidaklah mudah. Pada awalnya, Kelompok Tani Candi Mulyo menjual kopi dalam bentuk buah cerry. Oleh tengkulak hasil panen Heri dan kawan-kawan dihargai Rp 5.000 per kg untuk kopi jenis Robusta dan Rp 8.000 per kg untuk jenis Arabica. “Kami menjual kopi dalam bentuk buah cerry karena tidak memiliki pengetahuan serta peralatan pasca panen” kenang Heri.

Pelan tapi pasti, Heri yang ditugasi oleh Kelompok Tani Candi mulyo di bagian pasca panen dan pemasaran, kini membuktikan dapat menghasilkan kopi dengan berbagai jenis olahan mulai dari natural, semiwash, fullwash, wine dan honey baik robusta maupun arabika. Semua hasil panen kopi anggota kelompok tani dibeli oleh Heri untuk diproses hingga menjadi kopi yang enak dan nikmat.

Bayu Aji Nugroho, pendamping Program Desa Organik dari BBPPTP Surabaya, mengatakan bahwa untuk menggapai taraf seperti dicapai Heri, dibutuhkan komitmen dan sinergi yang solid dari seluruh anggota kelompok tani. Yang tidak kalah penting, paparnya, adalah adanya motor penggerak. “Perlunya anak muda seperti Heri ini karena sangat menginspirasi, dapat memotivasi dan tekun mengembangkan kopi sehingga dapat menghasilkan kopi yang berkualitas dan menambah pendapatan petani,” pungkasnya. (*red)

ShareTweetSendShare

Related Posts

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Buka Dialog Nasional SMSI: Media Baru Harus Mengarah pada Pers Sehat

Selasa 16 Desember 2025
SMSI Pusat Resmikan Press Club Indonesia

SMSI Pusat Resmikan Press Club Indonesia

Minggu 16 November 2025
Mentan Amran: Boleh Berpolitik, Tapi Jangan Politisasi Pangan!  Harga Beras di Pasar Legi Solo Justru Stabil dan di Bawah HET

Mentan Amran: Boleh Berpolitik, Tapi Jangan Politisasi Pangan! Harga Beras di Pasar Legi Solo Justru Stabil dan di Bawah HET

Jumat 14 November 2025
Mengapresiasi Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, Semua Pihak Agar Hormati Jasa Pemimpin Terdahulu

Mengapresiasi Pemberian Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, Semua Pihak Agar Hormati Jasa Pemimpin Terdahulu

Minggu 9 November 2025

Berita Terbaru

  • Ketua DPRD Kalteng Hadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2025 Jumat 30 Januari 2026
  • Wagub Kalteng Hadiri Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2025 BPK RI Kalteng Jumat 30 Januari 2026
  • Wagub Kalteng Pastikan Pendataan Penerima Manfaat Kartu Huma Betang Tepat Sasaran Kamis 29 Januari 2026
  • Wagub Kalteng Hadiri Pelantikan Pergunu dan JKSN Kalteng Kamis 29 Januari 2026
  • DPRD Kalteng Terima Kunker Pimpinan dan Anggota DPRD Barito Utara Rabu 28 Januari 2026


Next Post
Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.

Berita tahu setiap ada berita terbaru OK Tidak