• Tentang Kami
  • Index Berita
Jumat, 17 April 17 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Lagi, Petani Milenial Sukses Bisnis Kopi

Jumat 9 Oktober 2020
in Jurnal Ekonomi, Jurnal Nasional
Perkebunan kopi

Perkebunan kopi

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Pasuruan, JurnalBorneo.co.id –  Satu lagi, anak muda yang membuktikan bisa sukses menjadi petani. Heri Tahan Muji (36), petani milenial asal Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan sukses mengembangkan komoditas kopi. Omzet bisnis kopinya rata-rata lebih dari Rp100 juta tiap bulannya.

Selain mampu menjual kopi hingga 2.500 kg perbulan, Heri juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu dan pemuda di daerahnya. Mereka dilibatkan untuk membantu dalam proses pasca panen mulai dari sortasi buah, fermentasi, sortasi biji, sangrai, packing, hingga promosi dan pemasaran.

BeritaTerkait

Partai NasDem Kalteng Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Cover Media Tempo

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Heri memberi nama kopinya dengan merk “Kopi Lesung Arjuno”. Kopi ini memiliki kualitas premium. Kopi yang ditanam di lereng Gunung Arjuno dengan ketinggian 1.300 mdpl, memiliki rasa kopi yang khas dan berkarater. Kopi Lesung Arjuno dibudidayakan oleh Heri bersama Kelompok Tani Candi Mulyo dan saat ini telah mendapatkan sertifikat organik berstandar Eropa.

“Saya menanam kopi mulai tahun 2002 sampai sekarang,” ujar Heri saat dihubungi Senin, 5 Oktober lalu.

Kesuksesan Heri memang tak lepas dari peran pemerintah di dalamnya. Kelompok Tani merupakan Binaan Direktorat Jenderal Perkebunan pada Program Sertifikasi Desa Pertanian Organik berbasis komoditas perkebunan.

Menurut Kresno Suharto, Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPT) Surabaya, sejak tahun 2018, Ditjen Perkebunan BBPPTP Surabaya melakukan berbagai kegiatan pembinaan mulai dari budidaya, pengendalian hama dan penyakit secara organik, kepada Kelompok Tani Candi Mulyo. “Kita juga memberikan bantuan peralatan pasca panen dan pemasaran,” tambahnya.

Hal ini sejalan dengan program Kementerian Pertanian untuk menumbuhkan pebisnis pertanian dari kalangan milenial. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, pada peringatan Hari Tani Nasional di Jakarta, September lalu, menyatakan bahwa peran petani milenial amat dinanti negara untuk bisa menciptakan inovasi pertanian dari hulu ke hilir sehingga menciptakan nilai tambah komoditas pertanian. Para petani milenial harus terus didukung agar bisa memacu tumbuhnya petani-petani muda yang baru.

Dalam prosesnya, Heri menuturkan, awalnya budidaya dan pengembangan usaha kopi tidaklah mudah. Pada awalnya, Kelompok Tani Candi Mulyo menjual kopi dalam bentuk buah cerry. Oleh tengkulak hasil panen Heri dan kawan-kawan dihargai Rp 5.000 per kg untuk kopi jenis Robusta dan Rp 8.000 per kg untuk jenis Arabica. “Kami menjual kopi dalam bentuk buah cerry karena tidak memiliki pengetahuan serta peralatan pasca panen” kenang Heri.

Pelan tapi pasti, Heri yang ditugasi oleh Kelompok Tani Candi mulyo di bagian pasca panen dan pemasaran, kini membuktikan dapat menghasilkan kopi dengan berbagai jenis olahan mulai dari natural, semiwash, fullwash, wine dan honey baik robusta maupun arabika. Semua hasil panen kopi anggota kelompok tani dibeli oleh Heri untuk diproses hingga menjadi kopi yang enak dan nikmat.

Bayu Aji Nugroho, pendamping Program Desa Organik dari BBPPTP Surabaya, mengatakan bahwa untuk menggapai taraf seperti dicapai Heri, dibutuhkan komitmen dan sinergi yang solid dari seluruh anggota kelompok tani. Yang tidak kalah penting, paparnya, adalah adanya motor penggerak. “Perlunya anak muda seperti Heri ini karena sangat menginspirasi, dapat memotivasi dan tekun mengembangkan kopi sehingga dapat menghasilkan kopi yang berkualitas dan menambah pendapatan petani,” pungkasnya. (*red)

ShareTweetSendShare

Related Posts

Partai NasDem Kalteng Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Cover Media Tempo

Partai NasDem Kalteng Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Cover Media Tempo

Selasa 14 April 2026
Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Kamis 9 April 2026
Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Rabu 1 April 2026
PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

Senin 26 Januari 2026

Berita Terbaru

  • 93 Guru SD Kapuas Kalteng Ikuti Kelas In-Service PKGSD Kamis 16 April 2026
  • Gubernur Kalteng Hadiri Gala Dinner Kegiatan TP2DD Kalimantan Selatan Kamis 16 April 2026
  • Ratusan Pelayat Iringi Pemakaman ‘Ibunya Orangutan Kalimantan’ Kamis 16 April 2026
  • FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour Rabu 15 April 2026
  • Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir Rabu 15 April 2026


Next Post
Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

Presiden Jokowi Tinjau Percontohan Kawasan Food Estate Kalteng

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.