• Tentang Kami
  • Index Berita
Rabu, 20 Mei 20 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Dukung Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD, RELO Kedubes AS dan FIB UI Gelar Pelatihan Guru PEYL di Bali

Selasa 19 Mei 2026
in Jurnal Nasional
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

 

DENPASAR–jurnalborneo.co.id
Kantor Bahasa Inggris Regional (RELO) Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta, resmi menggandeng Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), meluncurkan program pelatihan guru sekolah dasar bertajuk “Practical English for Young Learners” (PEYL).

BeritaTerkait

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Partai NasDem Kalteng Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Cover Media Tempo

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Program intensif yang berlangsung selama dua minggu ini digelar di Denpasar, Bali, mulai tanggal 10 hingga 23 Mei 2026 dibagi dua Batch.

Batch 1 sebanyak 56 guru dari seluruh Indonesia. Batch 2 sebanyak 41 orang terdiri dari BGTK, WI, Dosen, FasDa PKGSD MBI.

Langkah strategis ini diinisiasi guna mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia yang memperkenalkan kembali Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib bagi siswa sekolah dasar, dimulai dari kelas 3 SD.

Menariknya kegiatan ini menghadirkan Materi Interaktif Abad ke-21.

Dalam pelatihan ini, para fasilitator ahli dari RELO Kedubes AS (Kevin Mc Coughey, Yuta, Maddie, Nandia, Herlin, Ina,Widodo) memimpin berbagai sesi materi yang dirancang untuk mengubah paradigma pengajaran konvensional menjadi lebih dinamis dan berpusat pada siswa (student-centered).

Beberapa materi inti yang disampaikan oleh fasilitator RELO meliputi:
Pembelajaran Berbasis Permainan (Gamification & Play-Based Learning), Strategi memanfaatkan permainan, lagu, dan aktivitas fisik (Total Physical Response) untuk mengajarkan kosakata tanpa membuat anak merasa jenuh.

Dalam kegiatan ini juga ada
pemanfaatan Media Autentik: teknik menggunakan cerita bergambar (storytelling), komik, dan alat peraga sederhana di sekitar kelas untuk merangsang kemampuan berbicara (speaking) dan mendengarkan (listening).

Manajemen Kelas Positif (Positive Classroom Management) Metode mengelola ruang kelas yang ramai dan menjaga fokus anak-anak usia dini melalui instruksi yang jelas, menyenangkan, dan minim stres.

Diferensiasi Pembelajaran: cara merancang materi ajar yang inklusif agar dapat diterima dengan baik oleh siswa yang memiliki kecepatan belajar berbeda-beda.

Memperkuat keterampilan praktis di Kelas
Program PEYL menekankan bahwa kunci keberhasilan pengajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak tidak bertumpu pada hafalan tata bahasa yang kaku, melainkan pada metode pengajaran yang kokoh serta keterampilan praktis dalam membangun suasana kelas yang hidup.

Yuta said “You don’t need to be an English language expert, just design simple effective activities.

Pihak RELO mengatakan
“Dengan mengembangkan keterampilan mengajar praktis para guru, membangun kapasitas Bahasa Inggris siswa, menumbuhkan semangat belajar, dan menciptakan keterlibatan kelas yang lebih dalam.”

Dampak berkelanjutan bagi pendidikan nasional
melalui sinergi keahlian pengajaran Bahasa Inggris antara Amerika Serikat dan Universitas Indonesia, program ini diharapkan mampu menciptakan efek berantai (multiplier effect).

Para guru yang telah menyelesaikan pelatihan ini didorong untuk membagikan ilmu, modul, dan metode interaktif yang mereka dapatkan dari fasilitator RELO kepada rekan-rekan sejawat di daerah asal masing-masing.

Kerja sama antara RELO Kedubes AS dan FIB UI ini menjadi bukti nyata komitmen kedua pihak dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, membuka peluang akademis global bagi generasi muda Indonesia, serta mempererat hubungan bilateral melalui sektor pendidikan.(pm2)

ShareTweetSendShare

Related Posts

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Senin 11 Mei 2026
Partai NasDem Kalteng Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Cover Media Tempo

Partai NasDem Kalteng Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Cover Media Tempo

Selasa 14 April 2026
Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Kamis 9 April 2026
Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Rabu 1 April 2026

Berita Terbaru

  • IJTI Mengutuk Keras Penangkapan Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Asal Indonesia oleh Militer Israel Rabu 20 Mei 2026
  • Dukung Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD, RELO Kedubes AS dan FIB UI Gelar Pelatihan Guru PEYL di Bali Selasa 19 Mei 2026
  • Kobar Siap Menyala! KONI Kobar Laporkan Kesiapan Porprov XIII 2026 Selasa 19 Mei 2026
  • Gubernur Kalteng Buka FBIM 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Kebangkitan Ekonomi Minggu 17 Mei 2026
  • Momentum Milad ke-109, ‘Aisyiyah Kalteng Tegaskan Komitmen Dakwah Kemanusiaan Sabtu 16 Mei 2026


Next Post
IJTI Mengutuk Keras Penangkapan Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Asal Indonesia oleh Militer Israel

IJTI Mengutuk Keras Penangkapan Jurnalis dan Aktivis Kemanusiaan Asal Indonesia oleh Militer Israel

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.