Gunung Mas-jurnalborneo.co.id
PETRA BABI (Sustainable Pig Farming & Waste Management Empowerment Program) merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis peternakan babi berkelanjutan yang dikembangkan oleh PT SKS Listrik Kalimantan (PT SLK) melalui kolaborasi dengan Vendor Canteen pada Desember 2025.
Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha ternak babi mandiri sekaligus mengintegrasikan pengelolaan limbah organik sebagai bagian dari pendekatan ekonomi sirkular di wilayah operasional perusahaan.
Program PETRA BABI melibatkan 7 peserta, yang terdiri atas 3 orang perwakilan kantin dan 4 orang anggota kelompok PETRA BABI, dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, di mana sekitar 85% peserta aktif terlibat dalam seluruh sesi kegiatan. Tingginya partisipasi tersebut mencerminkan komitmen dan antusiasme masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan.
Ruang lingkup kegiatan PETRA BABI meliputi penyediaan pakan ternak babi untuk mendukung peternakan berbasis komunitas, pelatihan teknis terkait penggunaan pakan, penyimpanan, dan nutrisi ternak, serta monitoring dan evaluasi kinerja ternak untuk menilai dampak pakan terhadap produktivitas.
Selain itu, dilakukan pula pengumpulan data melalui survei dan wawancara guna mengevaluasi tingkat kepuasan peserta serta efektivitas program dalam meningkatkan minat dan kapasitas pembelajaran peternak.
Salah satu komponen utama program ini adalah pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku pakan ternak. Berdasarkan data pengelolaan limbah organik, terjadi peningkatan pemanfaatan limbah dari bulan Agustus hingga Desember 2025, dengan capaian tertinggi pada Desember 2025 sebesar 222 kg limbah organik yang dikelola, sementara pemanfaatan pakan oleh kelompok PETRA BABI juga menunjukkan peningkatan.
Tren ini mencerminkan adanya improvement berkelanjutan dalam pengelolaan limbah, efisiensi pakan, serta integrasi antara aktivitas operasional perusahaan dan pemberdayaan masyarakat.
Dari perspektif keberlanjutan, program PETRA BABI memberikan manfaat ganda, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.
Secara ekonomi, program ini mendukung peningkatan produktivitas ternak dan membuka peluang pendapatan tambahan bagi kelompok peternak. Dari sisi lingkungan, pemanfaatan limbah organik sebagai pakan ternak berkontribusi pada pengurangan timbulan limbah organik di area operasional PT SLK, sekaligus mendorong penerapan praktik ekonomi sirkular.
Program PETRA BABI berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya
a) SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat,
b) SDG 4 (Quality Education) melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas peternak,
c) SDG 5 (Gender Equality) melalui keterlibatan komunitas secara inklusif, serta
d) SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Secara keseluruhan, pelaksanaan PETRA BABI – Sustainable Pig Farming & Waste Management Empowerment Program pada Desember 2025 menunjukkan komitmen PT SKS Listrik Kalimantan dalam mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan usaha ternak berbasis komunitas yang berkelanjutan, adaptif, dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat serta lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.(red)

















