• Tentang Kami
  • Index Berita
Selasa, 26 Mei 26 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Explore Tanjung Puting, Serunya Berpetualang di Alam Liar Kalimantan Tengah

Senin 21 Juli 2025
in Jurnal Kalteng
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Kotawaringin Barat-jurnalborneo.co.id
Taman Nasional Tanjung Puting yang ada di Kotawaringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah, memang punya daya tarik yang gak ada habisnya. Lokasinya ada di Kecamatan Kumai dan dulunya kawasan ini cuma dikenal sebagai cagar alam dan suaka margasatwa sejak tahun 1936. Tapi akhirnya, pada 1984, statusnya resmi berubah jadi taman nasional.

Gak heran kalau sekarang Tanjung Puting jadi salah satu destinasi favorit, bahkan buat wisatawan dari Eropa dan Amerika.

BeritaTerkait

Pj Sekda Pastikan Kebutuhan Pangan Aman Jelang HBKN Idul Adha 2026

Wakapolres Kobar Pimpin Apel Pagi, Ikuti Setiap Perkembangan Kamtibmas

Faridawaty Sampaikan Harapan Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Momentum HUT ke-69 Kalteng

Seperti yang pernah disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Taman Nasional Tanjung Puting ini dianggap sebagai salah satu pintu masuk utama pariwisata Kalimantan Tengah terutama karena terkenal sebagai pusat konservasi orang utan.

Kawasan Tanjung Puting membentang di dataran rendah dengan ketinggian cuma sekitar 0 sampai 100 meter di atas permukaan laut. Yang bikin makin menarik di sini ada berbagai jenis hutan, mulai dari hutan hujan tropis, hutan rawa air tawar, sampai hutan bakau. Dan pastinya, ini adalah rumah buat banyak satwa langka seperti orang utan, bekantan, monyet merah, beruang, rusa, sampai kucing liar. Belum lagi ada lebih dari 200 jenis burung dan puluhan spesies mamalia yang bikin suasana di sini selalu hidup dan penuh kejutan.

Yang bikin kagum, Tanjung Puting adalah habitat asli orang utan terbesar di Indonesia. Diperkirakan ada sekitar 30.000 hingga 40.000 ekor orang utan yang hidup bebas di kawasan ini. Gak heran kalau para wisatawan bisa dengan mudah menjumpai satwa liar di sepanjang jalur wisata, mulai dari yang jinak hingga yang buas, seperti babi hutan, tapir, macan, bahkan buaya. Konon, ada lebih dari 100 ekor buaya yang mendiami sungai-sungai di kawasan taman nasional ini.

Kawasan ini juga kaya akan flora unik. Kalau lagi beruntung, kamu bisa nemuin kantong semar atau tanaman pemakan serangga yang cukup langka. Selain itu, ada juga deretan tumbuhan khas hutan Kalimantan seperti keruing, meranti, ramin, jelutung, dan gaharu. Jangan lupa juga, ada kayu ulin yang dikenal sebagai kayu besi salah satu tumbuhan endemik Kalimantan yang cuma tumbuh di wilayah seperti ini.

Bukan cuma buat lihat orang utan, Tanjung Puting juga dikenal sebagai lokasi rehabilitasi orangutan pertama di Indonesia. Ada beberapa spot seru yang wajib dikunjungi, seperti Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, Camp Leakey, hingga Sungai Buluh. Kalau mau pengalaman maksimal, datanglah antara bulan Juni sampai September pas musim terbaiknya!

Pengalaman paling seru di sini? Pasti tur susur sungai naik klotok! Kapal kayu ini bukan cuma alat transportasi, tapi juga jadi tempat menginap ala hotel berjalan. Bayangin, sepanjang Sungai Sekonyer, kamu bisa santai di dek atas, menikmati alam sambil ditemani hidangan lezat. Bahkan, pelayanan di klotok bisa dibilang setara hotel berbintang, makanan enak, dan suasana asyik. Malam harinya, tidur di klotok lengkap dengan kelambu, sambil menikmati pemandangan kunang-kunang di tepi sungai. Kalau beruntung, bisa juga lihat bekantan, burung, bahkan buaya liar di sungai! Perlu diingat, di musim liburan terutama Juli dan Agustus, klotok sering full booked. Jadi, kalau mau liburan ke sini, mending pesan jauh-jauh hari, setidaknya satu atau dua bulan sebelumnya.

Ada juga pengalaman seru lainnya yaitu night trekking alias jelajah hutan malam hari. Aktivitas ini jadi salah satu pengalaman yang ditawarkan Taman Nasional Tanjung Puting, di mana kamu bisa merasakan sensasi menjelajah hutan di malam hari. Tapi sebelum ikut, ada baiknya kamu tahu beberapa aturan penting, seperti tidak bereaksi berlebihan saat bertemu satwa liar dan pastikan kamu pakai celana panjang serta sepatu demi keamanan selama trekking.

Nah, buat kamu yang berencana ke Tanjung Puting, ada tarif masuk terbaru nih! Mengikuti aturan dari PP Nomor 36 Tahun 2024 tentang PNBP di KLHK, harga tiket untuk wisatawan lokal sekarang mulai dari Rp 50.000 per orang berlaku di hari biasa, akhir pekan, atau tanggal merah. Kalau datang rame-rame bareng rombongan pelajar (minimal lima orang), tarifnya Rp 25.000 per orang per hari.

Tapi ingat, kalau pas libur nasional, cuti bersama, atau hari raya, tarifnya bakal naik 150 persen dari harga normal, alias sekitar Rp 75.000 per orang. Buat yang bawa kapal sendiri, ada juga biaya masuk kendaraan, mulai dari Rp 100.000 per hari untuk kapal bermesin 40-100 PK, dan Rp 150.000 per hari buat kapal yang lebih besar, 101-500 PK. Kalau gak mau ribet ngurus izin atau tiket, kamu bisa ikut paket dari agen perjalanan yang udah biasa handle trip ke sini praktis dan pastinya lebih nyaman!

Oh ya, sekarang buat kamu yang ingin masuk ke Taman Nasional Tanjung Puting, proses pendaftarannya juga makin gampang. Kamu bisa langsung daftar dan reservasi online lewat website resmi di https://tntanjungputing.id/sitanpan. Jadi, gak perlu repot, cukup booking dari rumah dan siap-siap berpetualang!

Sedikit tips, sinyal ponsel di dalam kawasan taman nyaris nggak ada. Jadi, hemat baterai dengan mematikan data seluler. Hindari juga pakai baju warna gelap karena nyamuk lebih suka warna itu. Dan satu hal penting, jangan pernah coba-coba berenang di Sungai Sekonyer karena ada buaya.

Dengan semangat Huma Betang, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo juga terus berfokus pada promosi pariwisata Kalimantan Tengah, agar potensi wisata alam dan budaya daerah ini semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia, tapi juga sampai ke mancanegara. Jadi, kalau kamu suka petualangan, cinta alam, dan ingin merasakan sensasi yang berbeda, Tanjung Puting jelas wajib masuk dalam daftar liburan kamu. Siap-siap buat pengalaman yang gak bakal terlupakan.(red)

ShareTweetSendShare

Related Posts

Pj Sekda Pastikan Kebutuhan Pangan Aman Jelang HBKN Idul Adha 2026

Pj Sekda Pastikan Kebutuhan Pangan Aman Jelang HBKN Idul Adha 2026

Selasa 26 Mei 2026
Wakapolres Kobar Pimpin Apel Pagi, Ikuti Setiap Perkembangan Kamtibmas

Wakapolres Kobar Pimpin Apel Pagi, Ikuti Setiap Perkembangan Kamtibmas

Senin 25 Mei 2026
Faridawaty Menilai Peringatan Hari Buruh Dimaknai sebagai Ruang Evaluasi Kesejahteraan Pekerja

Faridawaty Sampaikan Harapan Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Momentum HUT ke-69 Kalteng

Sabtu 23 Mei 2026
HUT ke-69 Kalteng, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Pastikan Daerah Terus Maju

HUT ke-69 Kalteng, Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Pastikan Daerah Terus Maju

Sabtu 23 Mei 2026

Berita Terbaru

  • Pj Sekda Pastikan Kebutuhan Pangan Aman Jelang HBKN Idul Adha 2026 Selasa 26 Mei 2026
  • Wakapolres Kobar Pimpin Apel Pagi, Ikuti Setiap Perkembangan Kamtibmas Senin 25 Mei 2026
  • Atlet Porprov Sepakbola Kota Palangka Raya Ujicoba dengan BBP FC dan Persepun FC Minggu 24 Mei 2026
  • Faridawaty Sampaikan Harapan Peningkatan Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan di Momentum HUT ke-69 Kalteng Sabtu 23 Mei 2026
  • 350 Pecatur dari 8 Negara Bersaing di JAPFA FIDE Rated Chess Tournament 2026 Sabtu 23 Mei 2026


Next Post
Pemkab Barito Utara Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS 2026 ke DPRD

Pemkab Barito Utara Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS 2026 ke DPRD

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.