PALANGKA RAYA, JurnalBorneo.co.id – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng) Irjen Pol Drs. Nanang Avianto., M. Si., memimpin apel gelar personel dan sapras (sarana prasarana) program prioritas tahun 2022 di halaman Ditsamapta Polda Kalteng, Rabu (3/8/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Dalam arahannya Kapolda Kalteng mengatakan kegiatan itu dilaksanakan bertujuan untuk melihat bagaimana kesiapan dan kesiagaan personel dan sapras dalam menghadapi banjir, kebakaran hutan dan lahan dan bencana yang lain.
“Kita tidak mengharapkan semua itu terjadi tetapi bila terjadi juga maka semua personel dan sapras dalam keadaan siap dan siaga untuk mengatasinya,” tegas Nanang.
Dia menjelaskan kesiapsiagaan harus dilakukan secara bersinergi. Hal itu sesuai dengan keyakinannya bahwa masing-masing pihak mempunyai kelengkapan personel dan sapras.
Namun sambungnya, untuk menghadapi kondisi bencana alam dengan luasan seperti Kalteng maka tidak bisa dilaksanakan sendiri-sendiri.
“Mutlak diperlukan keterpaduan, sinergi dan simbios mutualisme antar instansi dengan begitu bisa dilakukan dengan lebih cepat dan bisa meminimalisir dampak yang terjadi,” ucap jenderal bintang dua itu.
Dalam kesempatan itu Nanang juga memberikan apresiasinya kepada jajaran Polda Kalteng dan Polres/polsek serta instansi terkait sebagai pemangku kepentingan seperti Korem 102 Panju Panjung, BPBD Kalteng dan Manggala Agni serta yang lainnya.
Menurutnya hasil yang dicapai selama ini berkat adanya kerja sama yang baik antar instansi. Sinergitas dan kerja sama tersebut mesti terus dipupuk sehingga semakin baik ke depannya.
Nanang menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Gubernur Kalteng dan Danrem 102 Panju Panjung belum lama ini mengikuti Rakorsis Penanggulangan Karhutla di Kementerian LHK yang dipimpin Menkopolkam.
Dalam Rakorsis diminta untuk mempedomani kembali 6 poin arahan Presiden terkait Karhutla. Tetap berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla baik perorangan maupun korporasi.
Dia membeberkan keenam program prioritas adalah penanganan Karhutla, banjir, food estate, lingkungan hidup, Covid-19 dan mafia tanah. Masing-masing prioritas telah terbentuk satuan tugas (Satgas) yang petsonel dan saprasnya merupakan gabungan berbagai instansi.
“Jadi komitmen kita pengendalian Karhutla dan lima program prioritas lainnya dengan menggelar operasi Aman Nusa yang dikhususkan di 12 provinsi termasuk Kalteng,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolda Kalteng, Danrem 102 Panju Panjung, Kepala BPN Kalteng, Kepala BPBD Kalteng dan pejabat utama Polda Kalteng. (red)















