PURUK CAHU, jurnalborneo.co.id – Pj Bupati Murung Raya, Hemon, melakukan kunjungan serta rapat koordinasi bersama dengan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya, Senin (2/10/2023) siang.
Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh Danramil 1013/07 Letda Arh Supriyatna dan Wakapolres Murung Raya Kompol Syamsurizal Prima.
Rapat ini dilaksanakan untuk bersama-sama membahas terkait persiapan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan yang kini sudah terjadi di beberapa daerah terlebih pada musim kemarau saat ini.
Kepada awak media, Hermon mengatakan jika dirinya dalam persiapkan dilantik menjadi Pj Bupati diberikan amanah oleh Kementrian Dalam Negeri dan oleh Gubernur mengingatkan kembali terkait perhatian kepada karhutla yang ada di Kalimantan Tengah.
“Pak Gubernur juga kemarin mengingatkan kepada Pj Bupati untuk kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kalimantan Tengah, harus menjadi perhatian utama dari pemerintah daerah,” kata Hermon.
Dijelaskan, bahwa beberapa waktu yang lalu hotspot kita cukup banyak, dan kita harus bersyukur karena sudah mulai menurun dan salah satu yang harus kita upayakan adalah meredam itu. Kemampuan pemerintah daerah terbatas, kita harus di kuatkan oleh dukungan masyarakat tentunya dan juga dunia usaha, karena itu selalu kita evaluasi.
“Yang pertama adalah evaluasi titik hotspot kita berada dimana, posisi-posisi tertentu jika memang perlu kita lakukan sosialisasi dan pelatihan bersama dalam rangka kita menguatkan kemendirian masyarakat dalam penanganan harus di lakukan,” ucap Hermon.
Selain itu juga ia menegaskan, jika tidak ada pemadaman maka harus dilakukan sosialisasi dan lakukan upaya pemberian informasi kepada masyarakat agar mereka teredukasi dan bisa secara mandiri untuk melakukan penanganan, karena kondisi tempat kebakaran lahan yang seringkali jauh dari pemukiman sehingga bisa terjadi kelambatan penanganan dari pihak BPBD.
Hermon juga menyebutkan jika memang ada perusahaan yang beroperasi dan dekat dengan titik posisi karhutla, maka perusahaan tersebut lah yang bisa lebih dahulu melakukan penanganan. Begitu pula dengan masyarakat desa maupun kecamatan, jika posisi mereka lebih dekat maka harus melakukan penanganan terlebih dahulu.
Sementara dari Kalaksa BPBD Fitrianul Fahriman mengatakan jika selain posko induk, mereka juga mengadakan tambahan posko lapangan yang berada di Kelurahan Tumbang Lahung Kecamatan Permata Intan serta posko di kiloeter 45 yang berada di daerah kecamatan Tanah Siang.
Ia juga menyebutkan jika sebelumnya pihak mereka sudah membetuk dan juga melatih tim penanggulangan bencana di 15 desa yang ada di kecamatan Murung.
“Kemarin kita telah melaksanakan pelatihan dan itu merupakan suatu agenda yang kita utamakan dan laksanakan di wilayah sekitar Kecamatan Murung, untuk desa-desa yang selama ini kita nilai memiliki hotspot yang cukup tinggi sudah kita lakukan pelatihan dan kedepannya kami juga akan melatih personil-personil di 10 kecamatan se Kabupaten Murung Raya ini,” tutur Fitrianul selaku Kalaksa BPBD Murung Raya. (ros/red)








