• Tentang Kami
  • Index Berita
Jumat, 30 Januari 30 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Keberatan, Keluarga Alm Rusmadiansyah Akan Tuntut RSUD Kuala Kurun

Kamis 28 Mei 2020
in Jurnal Gunung Mas, Jurnal Utama
Keluarga besar korban melalui H. Muhammad Sahrun menegaskan pihaknya keberatan dan tidak terima atas vonis tersebut sekaligus akan melakukan upaya hukum. Foto : fer

Keluarga besar korban melalui H. Muhammad Sahrun menegaskan pihaknya keberatan dan tidak terima atas vonis tersebut sekaligus akan melakukan upaya hukum. Foto : fer

1.7k
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Kuala Kurun, Jurnalborneo.co.id – Kematian Rusmadiansyah (40), pedagang ikan yang meninggal dunia secara mendadak di lorong jalan menuju WC umum di Pasar Lama Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (27/5/2020) pagi, selain meninggalkan duka mendalam juga menyisakan kekecewaan bagi keluarga.

Pihak keluarga merasa keberatan atas pernyataan pihak RSUD Kuala Kurun yang menyebut korban meninggal dunia karena positif Covid-19. Karenanya keluarga korban sepakat akan menuntut.

BeritaTerkait

PKS Kalteng Gaspol Pendidikan Politik, Hadirkan Narasumber Nasional

Upgrade Kapasitas Anggota, PKS Kalteng Gelar Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai Tahun 2026

PETRA BABI (Sustainable Pig Farming & Waste Management Empowerment Program)

Keluarga besar korban melalui H. Muhammad Sahrun menegaskan pihaknya keberatan dan tidak terima atas vonis tersebut sekaligus akan melakukan upaya hukum karena merasa dirugikan dan dicemarkan nama baik korban dan keluarga.

“Beberapa jam setelah mendapat informasi kematian almarhum Rusmadiansyah, beberapa kerabat korban berangkat ke Kuala Kurun, termasuk saya dengan menggunakan mobil Rescue NU Kota Palangka Raya dan ambulans. Kami bermaksud membawa mayatnya untuk dimakamkan di Palangka Raya karena keluarga beranggapan almarhum wafat secara wajar,” terang H. Muhammad Sahrun kepada wartawan menceritakan awal mula kejadian di kediamannya di Jalan Pantai Cemara Labat II RT. 03 RW. 02 Kelurahan Pahandut Seberang Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, Rabu (27/5/2020) sore.

Sesampainya kami di RSUD Kuala Kurun, kata kakak ipar korban ini, di luar dugaan kami semacam diberikan konsumsi (informasi-red) bahwa korban meninggal kena Covid-19. Lalu kami menanyakan dasar bapak/ibu yang ada di sini menyatakan saudara kami kena Covid-19.

Lalu sempat dialog dan berbagai macam ketegangan. Mereka tetap saja bilang almarhum mati kena Covid-19 dan menerangkan standar Covid-19. Lalu saya bilang, intinya kalau saudara saya kena Covid-19 silahkan ditangani dengan protokol Covid-19 tapi jika negatif akan kami bawa ke Palangka Raya.

“Keinginan kami ditolak pihak rumah sakit dengan alasan korban meninggal dunia kena Covid-19. Oleh karenanya pemakaman harus segera dilakukan di Kuala Kurun dengan protap pemakaman Covid-19,” ujarnya.

Pria paruh baya yang mengaku Ketua NU Cabang Kota Palangka Raya mengatakan paska bersitegang agar keinginan keluarga dapat dipenuhi, akhirnya pihak keluarga mengalah dan bersedia mengikuti kemauan RSUD Kuala Kurun.

“Keluarga kecewa, belum ada hasil maksimal positif atau tidak sudah dinyatakan Covid-19. Bila ternyata hasilnya negatif, keluarga akan menuntut. Saat ini keluarga kami merasa tertekan atas pernyataan tersebut. Keluarga jadi dikucilkan oleh tetangga,” katanya dengan suara berapi-api.

Surat Keterangan Kematian dari RSUD Kuala Kurun. Foto : Fer

Dari media, tambahnya, untuk mengetahui hasil swab positif atau tidaknya seseorang Covid-19 paling cepat dibutuhkan waktu 2 hari. Nah ini, baru beberapa jam dilakukan swab sudah divonis positif Covid-19. Sedangkan kedua kawan korban selama perjalanan Palangka Raya-Kuala Kurun ketika di lakukan rapid tes, hasilnya negatif.

“Selama ini almarhum bukan ODP apalagi PDP, buktinya bisa lolos dari pemeriksaan pos-pos pengawasan Covid-19 yang ada selama dalam perjalanan menuju Kuala Kurun. Atas kejadian ini, bila hasil swab negatif maka keluarga akan menuntut RSUD Kuala Kurun” katanya sembari menjukkan secarik kertas.

Dari hasil pengamatan wartawan, secarik kertas tersebut berupa Surat Keterangan Kematian yang diterbitkan RSUD Kuala Kurun Nomor : 009/109/IGDRSUD KK/V/2020 tgl 27 Mei 2020 menerangkan bahwa penyebab kematian korban an. RUSMADIANSYAH adalah :
1. Sudden death Et causa suspek covid 19.
2. Cardiac Arrest Et causa suspek Sindrom Koroner Akut. Terlihat surat keterangan kematian itu tertanggal 27 Mei 2020 dan ditanda tangani oleh dr. Ikke Rosella. (fer)

Share1695TweetSendShare

Related Posts

PKS Kalteng Gaspol Pendidikan Politik, Hadirkan Narasumber Nasional

PKS Kalteng Gaspol Pendidikan Politik, Hadirkan Narasumber Nasional

Minggu 25 Januari 2026
Upgrade Kapasitas Anggota, PKS Kalteng Gelar Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai Tahun 2026

Upgrade Kapasitas Anggota, PKS Kalteng Gelar Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai Tahun 2026

Selasa 20 Januari 2026
PETRA BABI (Sustainable Pig Farming & Waste Management Empowerment Program)

PETRA BABI (Sustainable Pig Farming & Waste Management Empowerment Program)

Rabu 31 Desember 2025
LENTERA SLK (Learning Energy for Tomorrow & Responsible Action)

LENTERA SLK (Learning Energy for Tomorrow & Responsible Action)

Sabtu 20 Desember 2025

Berita Terbaru

  • Wagub Kalteng Pastikan Pendataan Penerima Manfaat Kartu Huma Betang Tepat Sasaran Kamis 29 Januari 2026
  • Wagub Kalteng Hadiri Pelantikan Pergunu dan JKSN Kalteng Kamis 29 Januari 2026
  • DPRD Kalteng Terima Kunker Pimpinan dan Anggota DPRD Barito Utara Rabu 28 Januari 2026
  • Kadishut Pastikan Kesiapsiagaan Kalteng Cegah Karhutla Rabu 28 Januari 2026
  • Dishut Kalteng Gelar Coaching Clinic Penyusunan/Perubahan RPHJP KPH Provinsi Kalteng Rabu 28 Januari 2026


Next Post
Prosedur Standar New Normal Itu Harus Terukur

Prosedur Standar New Normal Itu Harus Terukur

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.

Berita tahu setiap ada berita terbaru OK Tidak