PULANG PISAU, JurnalBorneo.co.id – Kepedulian terhadap warga terdampak musibah banjir di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), datang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten setempat.
Bentuk kepedulian dan keprihatinan pihaknya tersebut diwujudkan dengan menyediakan wadah atau tempat penampungan sementara bagi warga pengungsi terdampak banjir yang saat ini masih melanda 3 kecamatan di wilayah Kabupaten setempat.
Dinas yang membidangi urusan kebudayaan dan pariwisata di kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakai itu pun tempat penampungan bagi warga terdampak banjir yang dipusatkan di Gedung Pusat Informasi Wisata Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.
Disbudpar Pulpis telah menyediakan wadah bagi warga Desa Pilang yang saat ini juga terdampak banjir. Ini murni rasa kepedulian kami atas musibah banjir yang melanda daerah kita, jadi wadah penampungan ini sebagai tempat istirahat dan lain sebagai,” ucap Kadisbudpar Pulang Pisau Bakhzar Efendi kepada awak media ini, Selasa (23/11/2021).
Menurut Bakhzar, Gedung Pusat Informasi Wisata Desa Pilang dibangun oleh pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus atau DAK.
“Karena masa banjir besar melanda, jadi dipergunakan oleh masyarkat sebagai tempat mengungsi sementara,” katanya usai meninjau bangunan gedung tersebut.
Ia berharap semoga musibah banjir yang secara khusus melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pulang Pisau ini berangsur surut, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.
Sementara itu ditambakan kades pilang Rusli dirinya mengapresiasi pihak disbudpar pulang pisau karena menyediakan tempat penampungan sementara untuk pengungsi banjir di desa pilang, semoga banjir ini cepat surut dan aktifitas warga normal seperti biasa ucap Rusli singkat. (tonny)















