Palangka Raya–jurnalborneo.co.id
DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah mulai menggulirkan program Ketahanan Pangan Internal sebagai respons terhadap kondisi ekonomi nasional yang dinilai memberikan tekanan bagi masyarakat.
Program ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, saat memberikan keterangan di Kantor DPW Partai NasDem Kalteng, Jalan Adonis Samad, Kota Palangka Raya, Selasa (05/05/2026).
Faridawaty menjelaskan, berbagai dinamika ekonomi yang terjadi saat ini, mulai dari ketersediaan bahan bakar hingga kenaikan harga kebutuhan pokok, menjadi perhatian serius pihaknya.
Kondisi tersebut berpotensi semakin dirasakan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Tidak hanya bahan bakar, harga roti dan kebutuhan lainnya juga berpotensi naik menjelang hari raya. Karena itu, kita mulai program ketahanan ini dari internal terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menegaskan, program Ketahanan Pangan Internal ini dirancang sebagai langkah konkret yang dapat dilakukan secara sederhana di tingkat keluarga. Setiap keluarga didorong untuk mulai memanfaatkan lahan yang tersedia dengan menanam tanaman produktif dalam skala kecil.
Menurut Faridawaty, langkah tersebut tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi potensi kenaikan harga, tetapi juga dapat membangun kemandirian pangan di lingkungan rumah tangga. Dengan demikian, masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan pasar.
Program ini akan dijalankan dalam bentuk kelompok kecil yang terdiri dari dua orang. Setiap kelompok diberi kebebasan untuk menentukan jenis tanaman yang akan ditanam, dengan ketentuan dapat dipanen dalam kurun waktu tiga bulan.
“Dalam tiga bulan akan kita lihat hasilnya, kemudian kita lombakan. Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp2,5 juta, dan penghargaan diberikan hingga juara keenam,” jelasnya.
Faridawaty menyebutkan, konsep lomba dalam program ini bertujuan untuk meningkatkan semangat partisipasi sekaligus memacu kreativitas peserta dalam mengelola tanaman.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana edukasi praktis mengenai pemanfaatan lahan terbatas.
Ia juga membuka kesempatan bagi kalangan wartawan untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut. Para jurnalis dapat memanfaatkan lahan kosong di sekitar Kantor DPW Partai NasDem Kalteng sebagai media tanam.
Dukungan fasilitas, termasuk penyediaan media tanam, akan disiapkan guna menunjang keberhasilan program. Hal ini menunjukkan bahwa program tidak hanya bersifat internal partai, tetapi juga inklusif dan melibatkan berbagai elemen.
Lebih lanjut, Faridawaty menilai bahwa ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi dalam skala besar, tetapi juga dimulai dari langkah kecil yang konsisten di tingkat rumah tangga.
Upaya ini diyakini mampu memberikan dampak berkelanjutan jika dilakukan secara bersama-sama.
Ke depan, peserta yang berhasil meraih juara akan didorong menjadi percontohan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Program Ketahanan Pangan Internal yang digagas DPW Partai NasDem Kalteng menjadi salah satu langkah nyata dalam merespons tantangan ekonomi, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara produktif.
Dari catatan jurnalborneo.co.id Program yang digulirkan DPW Partai NasDem Kalteng ini sangat diapresiasi positif insan jurnalis. Apa yang dilakukan DPW Partai NasDem ini bukan lagi ditingkat ide dan gagasan, tetapi lebih dari itu, yakni sebuah tindakan konkret yang dapat memberikan semangat bagi masyarakat untuk berbuat–menyikapi persoalan hidup yang kian hari kian terasa berat. (Red/Adv)







