Palangka Raya-jurnalborneo.co.id
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Sutik meminta semua pelaku usaha untuk tetap memberlakukan pembayaran menggunakan uang tunai disaat sudah adanya pembayaran menggunakan Qris.
Hal ini disampaikan oleh Sutik kepada media di ruang kerja Komisi II DPRD Kalimantan Tengah Selasa pagi (5/5/26).
Sutik mengatakan, di era digitalisasi saat ini sudah banyak pelaku usaha yang menyediakan metode pembayaran menggunakan Qris.
Sutik mengatakan, hal ini selaras dari kemudahan yang diberikan oleh metode pembayaran Qris yang cepat dan nominal pembayaran sesuai.
Dirinya menambahkan, saat ini rata-rata pengguna Qris adalah kalangan generasi muda yang sangat cepat dengan perkembangan teknologi saat ini terutama melakukan transaksi di Coffee Shop dan pusat perbelanjaan.
Menurut Legislator Fraksi Gerindra DPRD Kalimantan Tengah ini, hal tersebut tetap menjadi atensi bahwa penggunaan uang tunai harus tetap diberlakukan dikarenakan banyak masyarakat terutama di daerah desa yang tidak mengetahui dan kurang memahami penggunaan metode pembayaran Qris ini.
Sutik mengharapkan, Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Bank Indonesia Bank Negara maupun Bank Swasta dapat gencar melakukan sosialisasi penggunaan Qris bagi masyarakat yang belum memahami metode pembayaran ini.(wir)






