• Tentang Kami
  • Index Berita
Sabtu, 2 Mei 2 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Faridawaty : Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Karakter Berakar pada Budaya dan Kearifan Lokal

Sabtu 2 Mei 2026
in DPRD Kalteng
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

 

PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id
Dalam Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati pada tanggal 2 Mei 2026,
Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh menilai bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter yang berakar pada budaya dan kearifan lokal.

BeritaTerkait

Ketua NasDem Kalteng Soroti Tantangan Perempuan di Era Modern

FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour

Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir

Menurutnya, identitas Kalimantan Tengah sebagai Bumi Pancasila dan Bumi Tambun Bungai harus menjadi pijakan utama dalam merumuskan arah pendidikan di daerah tersebut.

“Pendidikan harus mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memahami jati dirinya, mengenal budayanya, serta memiliki karakter yang kuat sesuai nilai-nilai luhur daerah,” ujarnya, baru-baru ini.

Srikandi Komisi III DPRD Kalteng ini menegaskan bahwa tantangan pendidikan di Kalimantan Tengah masih cukup kompleks, terutama terkait akses dan pemerataan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.

Ia menyebut, kondisi geografis yang luas dan infrastruktur yang belum merata menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas layanan pendidikan di sejumlah wilayah.

“Masih ada saudara-saudara kita di pedalaman yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar tidak terjadi kesenjangan yang terus melebar,” katanya.

Wakil rakyat asal Daerah Pemilihan Kalteng I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas ini juga menyoroti pentingnya menghadirkan pendidikan yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan masyarakat setempat.

Menurutnya, pendekatan pendidikan yang hanya berorientasi pada teori tanpa mengaitkan dengan realitas lokal akan sulit membentuk generasi yang adaptif dan berdaya saing.

“Anak-anak kita harus belajar tidak hanya dari buku, tetapi juga dari lingkungan sekitarnya. Nilai-nilai budaya, kehidupan sosial, hingga kearifan lokal harus menjadi bagian dari proses pembelajaran,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, khususnya dalam menjaga nilai-nilai lokal agar tidak tergerus.

Oleh karena itu, menurutnya, pendidikan harus mampu menjadi jembatan antara modernitas dan tradisi, sehingga generasi muda tetap memiliki identitas yang kuat di tengah perubahan zaman.

“Globalisasi tidak bisa dihindari, tetapi kita harus memastikan bahwa generasi muda tetap memiliki akar yang kuat. Pendidikan harus menjadi ruang untuk menjaga sekaligus mengembangkan nilai-nilai tersebut,” ucapnya.

Selain itu, Faridawaty juga menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mendukung kemajuan pendidikan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat secara luas.

Ia menilai, kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, terutama di daerah dengan karakteristik geografis seperti Kalimantan Tengah.

Baca Juga Yuas Elko Tekankan Hilirisasi Padi dan Pasar Murah Saat Rakor Pengendalian Inflasi 2025
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Semua elemen harus berperan aktif dalam mendukung perkembangan pendidikan,” tegasnya.

Dalam momentum Hardiknas 2026 ini, ia berharap adanya komitmen bersama untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah.

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dalam mengembangkan pendidikan berbasis kearifan lokal yang mampu melahirkan generasi unggul dan berkarakter.

“Ini saatnya kita memperkuat pendidikan yang berakar pada budaya lokal, namun tetap terbuka terhadap perkembangan zaman. Dengan begitu, kita bisa menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas,” pungkasnya.

Refleksi Hardiknas 2026 ini menjadi pengingat bahwa pendidikan di Kalimantan Tengah harus terus bergerak maju, tanpa kehilangan jati diri sebagai Bumi Pancasila dan Bumi Tambun Bungai. (Red)

ShareTweetSendShare

Related Posts

Ketua NasDem Kalteng Soroti Tantangan Perempuan di Era Modern

Ketua NasDem Kalteng Soroti Tantangan Perempuan di Era Modern

Rabu 22 April 2026
FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour

FDA Serahkan Sejumlah Bantuan dan Ajak Civitas Akademika IAKN Ikuti Program NasDem Tour

Rabu 15 April 2026
Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir

Reses Perseorangan di IAKN Palangka Raya, FDA Bantu Mahasiswa Asal Papua Selesaikan Tugas Akhir

Rabu 15 April 2026
Wakil Rektor IAKN Apresiasi Program NasDem Tower

Wakil Rektor IAKN Apresiasi Program NasDem Tower

Rabu 15 April 2026

Berita Terbaru

  • Faridawaty : Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Karakter Berakar pada Budaya dan Kearifan Lokal Sabtu 2 Mei 2026
  • Faridawaty Menilai Peringatan Hari Buruh Dimaknai sebagai Ruang Evaluasi Kesejahteraan Pekerja Sabtu 2 Mei 2026
  • Wamendikdasmen RI Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas Tingkat Provinsi Kalteng 2026 Sabtu 2 Mei 2026
  • Baitul Arqam Madya Pemuda Muhammadiyah Kalteng Siap Digelar Awal Mei 2026 Rabu 29 April 2026
  • DPW PPP Kalteng Gelar Muskerwil dan Buka Secara Resmi Muscab PPP Se-Kalteng Rabu 29 April 2026


© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.