PURUK CAHU, JurnalBorneo.co.id –Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah menggelar Sosialisasi Ketenagalistrikan di Aula Kecamatan Permata Intan, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Murung Raya, Jayadi Y. Dadi, yang mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus.
Dalam sambutannya yang dibacakan Jayadi, Bupati Heriyus menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemasangan listrik baru, layanan PLN, keselamatan, pemanfaatan listrik, serta penanganan keadaan darurat seperti tiang tertimpa pohon, potensi roboh, dan banjir.
“Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam pemanfaatan listrik, sekaligus mendorong warga agar aktif melaporkan kondisi jaringan listrik yang berpotensi membahayakan,” ucap Jayadi membacakan sambutan Bupati.
Camat Permata Intan, Dommy Joan Eka Dinata, dalam laporannya menjelaskan data kondisi listrik di wilayahnya. Dari total 3.169 rumah dan lanting, sebanyak 2.052 telah menggunakan listrik PLN, 553 menggunakan non-PLN (PLTS tersebar/terpusat/PLTMH), dan 555 rumah belum berlistrik. Selain itu, tercatat 29 fasilitas umum telah menggunakan listrik non-PLN, sementara 74 fasilitas lainnya belum teraliri listrik.
Peserta sosialisasi terdiri dari lurah, kepala desa, ketua BPD, ketua RT, dan tokoh masyarakat dari enam desa dan dua kelurahan, yaitu: Desa Purnama, Sungai Bakanon, Sungai Gula, Sungai Lobang, Sungai Batang, Tumbang Salio, serta Kelurahan Tumbang Lahung dan Muara Bakanon. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimcam Permata Intan dan narasumber dari ULP PLN Puruk Cahu.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Murung Raya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dan efisiensi penggunaan listrik, serta mendukung upaya pemerintah dalam pemerataan akses listrik di seluruh wilayah.(red)















