Ambruknya Drainase Rp. 17.4 Miliar, Anggota DPRD Sebut Tidak Ada Alasan Gara-Gara Intensitas Hujan yang Tinggi

3 Min Read
Kondisi drainase yang ambruk di kawasan Pasar Kahayan Kota Palangka Raya. FOTO : fer.

PALANGKA RAYA, JurnalBorneo.co.id – Ambruknya dinding drainase primer di kawasan Pasar Kahayan Palangka Raya akhir pekan lalu menimbulkan polemik apa penyebabnya.

Drainase tersebut dibangun pada tanggal 24 Maret 2020 oleh PT. Karya Nusa Mandiri Pusat Palangka Raya dengan nilai kontrak Rp. 17.463.440.000,00 dan selesai pengerjaannya pertengahan November 2020. Pembangunannya dimaksudkan sebagai drainase utama pengendalian banjir Kota Palangka Raya.

Balai WSK II berdalih ambruk karena faktor alam berupa hujan yang turun dengan intensitas tinggi. Sebaliknya, Anggota DPRD Palangka Raya menyebutkan tidak alasan gara-gara intensitas hujan yang tinggi.

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Ir. Dwi Cahyo Handono menyebutkan penyebab ambruknya karena pada hari Sabtu (6/2/2021) terjadi hujan sejak sore hingga subuh. Hujan yang lebat diperkirakan pukul 21.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB sehingga mengakibatkan terjadi genangan air di Mendawai I sampai Mendawai IV.

“Karena tidak ada drainase tersier di Mendawai, air pun langsung mengalir menuju drainase utama. Alirannya pun tak terarah. Sementara saluran yang ada merupakan saluran tanah biasa. Otomatis tak dapat menampung air dengan debit besar. Sehingga mengakibatkan tekanan air yang cukup besar dan menggerus dinding drainase,” katanya didampingi Kasatker SNVT PJSA WS.Mentaya, WS.Barito, WS.Jelai-Kendawangan Kalteng M. Barani kepada awak media, Senin (8/2/2021).

Dwi menegaskan bahwa tidak ada pihak yang disalahkan karena peristiwa itu. Alasannya kejadian tersebut diluar dugaan.

Alasan yang diutarakan mendapat tanggapan yang bertolak belakang dari anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya HM Khemal Nasery.

Khemal mengatakan Kota Palangka Raya tidak pernah mengalami kejadian luar biasa (bencana alam-red) seperti daerah lain.

“Jadi tidak ada alasan dinding drainase primer tersebut ambruk gara-gara hujan dengan intensitas tinggi. Apalagi bangunan tersebut baru selesai dibangun, lain hal jika kerusakan disebabkan oleh bencana alam seperti gempa bumi, tanah longdor, ya masih bisa ditoleransi,” tegasnya sebagaimana dikutif dari harian Kalteng Pos.

Politikus Partai Golkar ini meminta agar kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut diberi sanksi berupa black list atau tidak diijinkan kembali menerima proyek pekerjaan. “Sehingga ada efek jera bagi kontraktor-kontraktor lainnya supaya bekerja sesuai standar atau prosedur yang sebenarnya,” katanya.

Hal senada disampaikan juga oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Bidang Infrastruktur dan Prasarana H Achmad Rasyid.

Rasyid meminta agar insiden tersebut segera diusut tuntas demi mencari tau penyebab ambruknya, apakah karena faktor alam atau memang spek pekerjaan yang tak sesuai perencanaan sehingga memengaruhi kualitas bangunan.

Rasyid juga meminta aparat instansi terkait untuk melakukan uji laboratorium sehingga diketahui secara pasti apakah pekerjaan itu sesuai spek atau tidak.

“Ini merupakan tugas dan kewenangan pihak kejaksaan dan kepolisian untuk mencari tau penyebab pastinya ambruknya sebagian konstruksi drainase itu,” katanya. (fer)

TAGGED:
Share This Article
3 Komentar
  • Isu Regional Bumi Etam Kalimantan Timur Terupdate Hari
    Ini, Kabar Terbaru Daerah Kalimantan Timur Meliputi Pemerintahan, Tertib, Kejahatan, Kultur, Kuliner, kabar antara
    kaltim, info balikpapan kaltim post, isu banjir kaltim, info baru kaltim, info beasiswa
    kaltim tuntas, isu berau kaltim, berita bmkg kaltim,
    informasi bontang kaltim, informasi cuaca kaltim, info demo kaltim,
    kabar di kaltim, informasi diskominfo kaltim,
    kabar dprd kaltim, isu ekonomi kaltim, kabar golkar kaltim,
    berita gubernur kaltim, berita ikn kaltim, informasi kaltim, isu kaltim balikpapan, informasi kaltim dayak madura, info kaltim dayak
    vs madura, isu kaltim hari ini, info kaltim kemarin,
    kabar kaltim kutai, isu kaltim kutai kartanegara hari
    ini, informasi kaltim larangan mudik, informasi kaltim lockdown, kabar kaltim madura, kabar kaltim
    madura dayak, info kaltim muara wahau, info kaltim mudik, isu kaltim mudik hari ini, info kaltim mudik terkini,
    berita kaltim narkoba, berita kaltim post, berita kaltim post balikpapan, berita kaltim post balikpapan hari
    ini, isu kaltim post berau hari ini, info kaltim post bontang,
    berita kaltim post hari ini, kabar kaltim post, samarinda hari ini, kabar
    kaltim post tenggarong, informasi kaltim samarinda,
    berita kaltim silent, informasi kaltim soal mudik, berita kaltim
    steril, info kaltim perihal mudik, info kaltim terbaru, info kaltim terupdate hari ini, info kaltim terkini, berita kaltim today hari ini, info kaltim tribun, info kaltim
    tuntas, kabar koran kaltim hari ini, info koran kaltim post hari ini, informasi kezaliman kaltim hari ini,
    informasi kezaliman kaltim post hari ini, kabar kubar kaltim,
    isu mudik kaltim, kabar olahraga kaltim post hari ini,
    info pemprov kaltim terupdate, berita penculikan si kecil di kaltim, info samarinda kaltim post, informasi samboja kaltim,
    berita sangatta kaltim, berita tentang kaltim, informasi tanah grogot kaltim, informasi terupdate di kaltim, kabar terkini kaltim post, info terkini kaltim post, informasi tvri kaltim hari ini, kabar viral kaltim, isu wakil gubernur kaltim, info berita kaltim, kaltim,
    tribun kaltim berita olahraga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *