Palangka Raya-jurnalborneo.co.id
Membangun kemandirian sejak dini. Itulah semangat yang dibawa oleh siswa-siswi SMKN 1 Palangka Raya dalam ajang Pameran Konsentrasi Keahlian, Kreativitas, dan Inovasi tahun ini.
Tak hanya sekadar pamer karya, ajang ini menjadi simulasi nyata dunia bisnis bagi para calon wirausaha muda.
Suasana di SMKN 1 Palangka Raya, Rabu (28/4), tampak berbeda dari biasanya. Puluhan produk hasil buah pemikiran dan tangan kreatif siswa dipajang rapi, mulai dari inovasi teknologi, desain grafis, hingga produk olahan kayu, pengelasan yang siap dipasarkan.
Pameran ini bukan sekadar tugas akhir. Ini adalah integrasi antara keahlian teknis dan jiwa kewirausahaan. Setiap produk yang dipamerkan telah melalui proses riset dan pengembangan, memastikan bahwa karya siswa memiliki nilai guna dan nilai jual di tengah masyarakat.
Dari rumpun teknologi, terlihat deretan aplikasi digital dan solusi perangkat keras yang futuristik. Sementara di sisi lain, kreativitas siswa dalam mengolah potensi lokal menjadi produk ekspor juga menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung dan praktisi industri yang hadir.
“Kami tidak hanya ingin lulusan kamibl menjadi pekerja, tapi juga menjadi pencipta lapangan kerja. Pameran ini adalah test drive bagi inovasi mereka sebelum benar-benar terjun ke industri atau membangun startup mereka sendiri,” kata Kepala Sekolah SMKN 1 Palangka Raya Hj.Sri Sundhari, M.Pd.
Dia menambahkan melalui kegiatan ini, SMKN 1 Palangka Raya membuktikan bahwa pendidikan vokasi adalah kunci dalam mencetak generasi emas yang mandiri, inovatif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi global.
Sementara itu
Ketua Panitia Penyelenggara Sri Wijiati menyampaikan bahwa kreativitas yang berpadu dengan inovasi teknis terbukti mampu menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi.(pm2)







