Palangka Raya-jurnalborneo.co.id
Musim seleksi penerimaan mahasiswa baru, atau SPMB, selalu membawa berkah tersendiri—tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi para pelaku bisnis properti sewa.
Pantauan lapangan jurnalborneo.co.id, Senin (8/6), di Palangka Raya Kalimantan Tengah permintaan akan wisma, penginapan harian, dan kamar kos melonjak tajam. Ribuan calon mahasiswa dari berbagai daerah mulai membanjiri kota cantik ini, menciptakan peluang cuan yang menggiurkan bagi para pemilik hunian sewa.
Menjelang pelaksanaan ujian dan pengumuman SPMB di berbagai satuan pendidikan tinggi—seperti Universitas Palangka Raya (UPR), IAIN Palangka Raya, hingga berbagai poltekkes dan perguruan tinggi swasta—atmosfer kompetisi tidak hanya terasa di ruang ujian.
Di sudut-sudut kota, perburuan tempat tinggal sementara hingga hunian jangka panjang tengah berlangsung sengit.
Bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota, seperti Murung Raya, Barito Utara, hingga provinsi tetangga, wisma dan penginapan short-stay menjadi pilihan utama selama masa ujian.
Namun, bagi mereka yang optimistis lolos, berburu kos-kosan tahunan sejak dini adalah harga mati.
Tren preferensi pemburu kos di Palangka Raya:
Zona Utama: sekitar Jalan Yos Sudarso, Jalan Katamso, Jalan G. Obos, dan kawasan mendeng.
Fasilitas Paling Dicari: Wi-Fi cepat (wajib untuk tugas kuliah), kamar mandi dalam, dan keamanan (pagar/CCTV).
Rentang Harga Per Bulan:
Kos Standar: Rp500.000 – Rp800.000
Kos Eksklusif (AC + Perabot lengkap): Rp1.200.000 – Rp2.000.000.
Lonjakan permintaan ini diakui oleh para pemilik kos. Kamar-kamar yang sempat kosong pasca-kelulusan mahasiswa tahun lalu, kini kembali terisi penuh bahkan sebelum ajaran baru resmi dimulai. Sistem booking atau panjar pun mulai diberlakukan untuk mengamankan unit.
Tidak hanya kos-kosan konvensional, tren “Wisma Harian” juga kecipratan untung. Banyak orang tua yang mendampingi anaknya selama proses seleksi memilih menyewa wisma selama 3 hingga 7 hari, memberikan keuntungan berlipat bagi pemilik penginapan dibanding hari-hari biasa.
Simpul Tukat, pemilik wisma di Kawasan Klabat Bukit Hindu mengatakan “Tahun ini peminatnya luar biasa cepat, Mas. Belum juga pengumuman resmi, sudah banyak orangtua dari daerah Barito yang telepon untuk DP kamar. Mereka cari yang fasilitasnya lengkap supaya anaknya fokus belajar.”
Sengaja datang seminggu sebelum ujian buat cari kos sekalian tes. Kalau nyari pas pengumuman, biasanya yang dekat kampus sudah habis atau harganya naik mahal.
Pemerhati ekonomi daerah menilai, momentum SPMB ini menjadi multiplier effect yang sehat bagi perputaran ekonomi di Palangka Raya.
Sektor UMKM lain, seperti warung makan, jasa laundry, hingga toko ATK, diprediksi akan ikut terkerek naik seiring bertambahnya populasi pendatang baru.
Bagi Anda pemilik aset properti di sekitar kampus, inilah saatnya bersolek dan meningkatkan pelayanan demi memenangkan hati para mahasiswa baru.(pm)
✨ Staycation nyaman di Wisma Embun Raya ✨
Nikmati penginapan nyaman dengan fasilitas lengkap:
❄️ AC
📺 Smart TV
🚿 Water Heater
🧴 Amenities
💧 Air minum refill
📶 Free WiFi
🅿️ Area parkir luas
☕ Coffee & tea station
🍳 Kitchen area
🧺 Laundry service available
🌿 Cozy terrace for relaxing
Cocok untuk staycation, perjalanan bisnis, maupun liburan keluarga ❤️
💸 Harga
Family room : Rp225.000 / malam
Deluxe room : Rp200.000 / malam
*Wisma Embun Raya*
📍 Jl. Kelabat No.20, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
CP : +62 813-4783-0793
Nyaman, bersih, dan bikin betah 🏡
Yuk booking sekarang sebelum full!









