PALANGKA RAYA
Komitmen tinggi ditunjukkan oleh Tim IT operator dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Kabupaten Lamandau. Demi memastikan status para atletnya aman untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII 2026 mendatang, mereka rela menempuh perjalanan darat selama 9 jam menuju markas KONI Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa (9/6).
Rombongan yang berangkat sejak pukul 04.00 WIB subuh ini tiba di Kantor KONI Kalteng sekitar pukul 12.00 WIB. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala Sekretariat KONI Kalteng, Wilson Kudit Maseh, didampingi pengurus senior Saptaryo Kunindar serta jajaran staf.
”Kami dipesankan oleh pimpinan jangan pulang ke Lamandau sebelum urusan data atlet Porprov ini selesai,” ujar Perwakilan Tim IT Dispora Lamandau, Puan Ahmad.
Kabupaten Lamandau sendiri mendaftarkan total 574 atlet melalui sistem aplikasi SEGA Porprov Kalteng. Namun, masih ada puluhan atlet yang datanya terkendala administrasi—mulai dari persoalan NIK, surat mutasi atlet, surat keterangan kerja/sekolah, hingga kesalahan input nama dan cabang olahraga (Cabor).
Di sistem SEGA, data yang bermasalah tersebut ditandai dengan warna merah. Beberapa kekeliruan data yang ditemukan antara lain:
Edi terdaftar di Cabor tenis lapangan, padahal seharusnya bermain di tenis meja.
Nikmazera Dersela perbaikan data untuk Cabor Panjat Tebing. Sahrul perbaikan data untuk cabor Dayung.
”Kami berharap melalui penyelarasan langsung dengan tim IT KONI Kalteng, puluhan atlet yang statusnya masih berwarna merah di sistem bisa segera berubah menjadi biru. Artinya, persoalan administrasi mereka beres,” tambah Puan Ahmad.
Kepala Sekretariat KONI Kalteng, Wilson Kudit Maseh, memberikan apresiasi tinggi atas langkah jemput bola yang dilakukan oleh Tim IT Lamandau.
Walaupun pendaftaran tahap II masih dibuka hingga 30 Juni 2026, ia mengingatkan bahwa urusan administrasi atlet tidak boleh disepelekan.
Wilson juga mengimbau tim IT dari kabupaten/kota lain di Kalteng untuk melakukan langkah serupa demi kelancaran ajang multi-event terbesar di Bumi Tambun Bungai tersebut.
”Semakin cepat penyelarasan data atlet, semakin bagus. Kami di KONI Kalteng siap membantu penuh jika ada kesulitan administrasi. Kita ingin Porprov XIII tahun 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat nanti tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi ajang bergengsi yang bersih secara administrasi bagi atlet Kalteng untuk menunjukkan talentanya,” tegas Wilson.
Proses pendaftaran tahap II ini juga membawa pergeseran angka jumlah atlet dari beberapa daerah. Secara total, terdapat penambahan 25 atlet baru, membuat angka keseluruhan melonjak dari 7.809 menjadi 7.834 atlet.
Dengan sisa waktu pendaftaran hingga akhir Juni, angka-angka ini diprediksi akan semakin matang seiring dengan rampungnya penyelarasan data administratif di sistem SEGA.(red)








