• Tentang Kami
  • Index Berita
Jumat, 13 Maret 13 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Fenomena Brigjen Ahmad Lutfi, Jenderal Bukan Lulusan Akpol yang Jadi Kapolda Jateng

IPW Sebut Sepertinya Disiapkan Jokowi Jadi Kapolri

Selasa 5 Mei 2020
in Jurnal Nasional
BUKAN DARI AKPOL - Profil Wakapolda Jateng Brigjen Ahmad Lutfi yang jadi sorotan, bukan Lulusan Akpol tapi bisa jadi Jenderal bintang 1. IPW sebut sepertinya disiapkan Jokowi jadi Kapolri. Foto : net

BUKAN DARI AKPOL - Profil Wakapolda Jateng Brigjen Ahmad Lutfi yang jadi sorotan, bukan Lulusan Akpol tapi bisa jadi Jenderal bintang 1. IPW sebut sepertinya disiapkan Jokowi jadi Kapolri. Foto : net

1.4k
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG, Jurnalborneo.co.id – Sosok Brigjen Ahmad Lufti yang baru saja dilantik Kapolri Jenderal Idham Aziz menjadi Kapolda Jawa Tengah (Jateng) kini menjadi sorotan.

Dikutip dari tribunlampung.co.id, Brigjen Ahmad Lufti adalah seorang Jenderal bintang 1 di Polri yang bukan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol). Nama Brigjen Ahmad Lutfi mencuat di antara nama jenderal lain yang dimutasi Kapolri Jenderal Idham Azis pada 1 Mei 2020.

BeritaTerkait

PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

Kolaborasi CSR dan Procurement Antarkan PT SKS Listrik Kalimantan Raih IGA Awards 2026

Ir. Maulana Muhammad, S.Hut Raih “Inspiring Professional Award 2026 (World Achievement) – The Great Champions of Asia”

Berdasarkan Surat Telegram (ST) yang diterbitkan Kapolri Jenderal Idham Azis, yakni ST/1337/V/KEP/2020 dan ST/1338/V/KEP/2020, tertanggal 1 Mei 2020, Brigjen Ahmad Lutfi promosi jabatan. Sebelumnya Brigjen Ahmad Lutfi menjabat sebagai Wakapolda Jawa Tengah. Dengan keluarnya Skep Kapolri itu, Ahmad Lutfi ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Tengah. Artinya Ahmad Lutfi akan naik pangkat menjadi bintang dua yaitu Inspektur Jenderal (Irjen).

Brigjen Ahmad Lutfi menyita perhatian karena dia adalah satu-satunya jenderal ukan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) yang bisa merengkuh jabatan bergengsi Kapolda Jawa Tengah. Sampai-sampai Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, pengangkatan Ahmad Lutfi adalah hal yang paling fenomenal dalam mutasi jabatan di tubuh Polri kali ini.

“Dari mutasi besar kali ini yang paling fenomenal dalam penilaian IPW, adalah naiknya Wakapolda Jateng menjadi Kapolda. Sekaligus hal ini menandai untuk pertama kalinya non-Akpol tampil menjadi Kapolda Jateng,” kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam keterangan pers, Jumat (1/5/2020).

Jamak diketahui jabatan bergengsi di tubuh Polri dikuasai para alumni Akpol. Karena itu menunjukan Ahmad Lutfi sebagai Kapolda Jawa Tengah menjadi sorotan bagi IPW. Neta mengatakan, sejak duduk sebagai Kapolresta Solo, karier Luthfi memang begitu cepat menanjak.

Kondisi ini terbilang fenomenal untuk sebuah jenjang karier di Korps Bhayangkara. Oleh karena itu, IPW menduga Luthfi sudah disiapkan untuk menduduki jabatan tinggi di Polri pada masa yang akan datang.

“Sepertinya yang bersangkutan sedang dipersiapkan Jokowi untuk menjadi calon Kapolri ke depan. Bisa jadi akan dipersiapkan menggantikan Idham Azis,” jelasnya.

Lulusan Sepa Milsuk

Brigjen Ahmad Lutfi diketahui bukanlah lulusan Akpol. Ahmad Lutfi adalah lulusan Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepa Milsuk) angkatan ke-2 tahun 1989. Sejak polisi berpisah dari TNI, nama Sepa Milsuk kini berganti menjadi Penerimaan Polri Sumber Sarjana (PPSS).

Sepa Milsuk adalah jalur masuk ABRI bagi lulusan perguruan tinggi. Di Sepa Milsuk 1989, Ahmad Lutfi satu angkatan dengan Menteri Kesehatan Terawan. Terawan adalah seorang dokter tentara berpangkat Mayjen. Paska dilantik jadi Menteri Kesehatan, pangkat Terawan naik setinggkat. Kini Terawan berpangkat Letjen, jenderal bintang tiga.

Sepa Milsuk Angkatan ke-2 Tahun 1989 ini dilantik perwira pada tanggal 29 Juni 1989 di Kodikal. Kodikal merupakan nama lembaga pendidikan TNI Angkatan Laut sebelum berubah menjadi Kodiklatal.

Disebut Geng Solo

Karier Brigjen Ahmad Lutfi terbilang moncer untuk ukuran polisi di luar Akpol. Sebelum menjadi Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Lutfi  adalah Wakapolda Jawa Tengah. Sebelumnya, ketika berpangkat Kombes, Ahmad Lutfi menjadi Kapolresta Solo.

Menurut Neta S Pane, kesuksesan Ahmad Lutfi mengawal pernikahan anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu denga Bobby Nasution mengantarkannya menjadi Wakapolda Jawa Tengah. Bahkan Neta sempat membuat istilah Geng Solo. Geng Solo ini sebutan bagi para jenderal lulusan Solo yang kariernya melejit. Ini terkait dengan Jokowi yang berasal dari Solo.

Neta membeberkan, beberapa jenderal lulusan Kapolresta Solo yang memiliki karier bagus. Sebut saja Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo lulusan Akpol 1991. Lalu Irjen Nana Sudjana lulusan Akpol 1988B yang menjadi Kapolda Metro Jaya. Termasuk Brigjen Ahmad Lutfi.

Menurut Neta, perwira non Akpol itu menjadi Wakapolda Jawa Tengah usai mengikuti pendidikan.

Tak seperti biasanya, usai mengikuti pendidikan, perwira Polri menjadi Analis Kebijakan (Anjak) dulu atau menjabat posisi di Mabes Polri dengan pangkat tetap Kombes, baru kemudian mendapat promosi menjadi Brigjen.

Istri Meninggal Karena Kanker Darah

Saat menjabat sebagai Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Ahmad Lutfi dirundung duka. Ia harus kehilangan istri tercinta untuk selama-lamanya.

Nurina Mulki Wari meninggal dunia Minggu (17/11/2019) sore akibat penyakit kanker darah yang dideritanya.

Nurina sempat mendapat perawatan di rumah sakit di Singapura hingga akhirnya kembali dirawati di tanah air.

Jenazah Nurina dikabarkan dimakamkan di Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Berikut Profil Brigjen Ahmad Lutfi

Nama: Brigjen Ahmad Lutfi SH SST MK

TTL: Surabaya, 22 November 1966

Pendidikan:

– Sepa 1989

– Selapa 2000

– Sespim 2005 Lemhanas PPRA 2017. (*net)

Share1375TweetSendShare

Related Posts

PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

Senin 26 Januari 2026
Kolaborasi CSR dan Procurement Antarkan PT SKS Listrik Kalimantan Raih IGA Awards 2026

Kolaborasi CSR dan Procurement Antarkan PT SKS Listrik Kalimantan Raih IGA Awards 2026

Minggu 25 Januari 2026
Ir. Maulana Muhammad, S.Hut Raih “Inspiring Professional Award 2026 (World Achievement) – The Great Champions of Asia”

Ir. Maulana Muhammad, S.Hut Raih “Inspiring Professional Award 2026 (World Achievement) – The Great Champions of Asia”

Minggu 25 Januari 2026
PT SKS Listrik Kalimantan Terima Gridlight Award dari PLN

PT SKS Listrik Kalimantan Terima Gridlight Award dari PLN

Jumat 16 Januari 2026

Berita Terbaru

  • Fapertahutkan UPR Gelar Buka Puasa Bersama Jumat 13 Maret 2026
  • Rawat Kebersamaan PT SKS Listrik Kalimantan dan Insan Pers Gelar Bukber Jumat 13 Maret 2026
  • Sosialisasikan Program Kartu Huma Betang Sejahtera, Fokus Bantu Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Masyarakat Rabu 11 Maret 2026
  • Civitas Akademika UPR Gelar Bukber Pererat Kebersamaan antar Sesama Selasa 10 Maret 2026
  • Waket III DPRD Kalteng Buka Puasa Bersama Insan Pers Pererat Silahturahmi Selasa 10 Maret 2026


Next Post
Ombudsman Kalteng Buka Kanal Pengaduan Terkait Pelaksanaan PPDB 2020

Ombudsman Kalteng Buka Kanal Pengaduan Terkait Pelaksanaan PPDB 2020

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.