Palangka Raya-jurnalborneo.co.id
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Ansyari meminta pihak sekolah dan orangtua siswa dapat memberi pemahaman secara dalam tentang apa itu bullying dan dampak buruk yang terjadi akibat bullying tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Ansyari kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat pagi 14 November 2025.
Ansyari menyebut, hal tersebut harus dilakukan mengingat sudah maraknya beberapa pekan terakhir kasus bullying yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia.
Ansyari mengatakan, perundungan atau bullying baik secara verbal maupun fisik sangat tidak diperkenankan dan dilakukan oleh pelajar baik di sekolah maupun tingkat perguruan tinggi.
Dirinya menambahkan, peran sekolah dan orangtua di rumah memberikan pendidikan secara luas perlu dilakukan setiap saat terutama memberikan pemahaman tentang apa itu bullying dan apa dampak buruk kedepannya.
Menurut Legislator Fraksi Gerindra ini, peran dinas terkait dalam mensosialisasikan tentang bullying ini sudah baik namun hal tersebut harus dibarengi dengan aksi yang nyata di lapangan.(wrp)









