LAMANDAU, JurnalBorneo.co.id – Intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari ini, mengakibatkan luapan air Sungai Lamandau terus bertambah sehingga mengakibatkan banjir.
Hasil pemantauan terhadap debit air di jembatan Sungai Liku di wilayah Desa Batang Kawa, Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau terlihat terendam banjir hingga kedalaman kurang lebih 1,5 meter.
Banjir tersebut mengakibatkan terhambatnya kegiatan masyarakat dalam beraktivitas mencari nafkah sehari-hari.
Dalam kondisi tersebut, Babinsa Desa Sungai Mentawa, Kopral Satu (Koptu) Johanes Moerdani dengan sigap bersama warga lainnya membantu pemotor yang terjebak banjir. Johanes dan warga membantu menyeberangkan kendaraan roda menggunakan rakit darurat, di ruas jalan penghubung antara Desa Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Sabtu (22/05/2021).
Koptu Johanes menyampaikan banjir tersebut kiriman dari hulu sehingga mengakibatkan jembatan sungai liku terendam air. Dirinya dan warga akan selalu memantau perkembangan debit air 1× 24 jam.
“Kami Babinsa Koramil 01 bersama masyarakat setempat berusaha agar kegiatan masyarakat bisa berjalan seperti biasa. Kami membuat alat penyeberangan berupa rakit sederhana dari bambu dan papan bekas berukuran 2 × 4 meter untuk membantu menyeberangkan masyarakat yang mau beraktifitas atau bekerja,” katanya.
Sementara itu, warga setempat yang bernama Sukri menyampaikan rasa terima kasih warga kepada Babinsa TNI karena sudah berinisiatif dan membantu dalam membuat alat penyeberangan tersebut.(by)







