Buka Konferensi PGRI ke III, Jaya S. Monong Sebut Konsentrasi Penuh Tingkatkan Mutu Pendidikan Gumas

3 Min Read
Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong saat menyampaikan pidatonya. FOTO : mmc kalteng.

GUNUNG MAS, JurnalBorneo.co.id – Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong mengatakan bahwa dia bersama wakilnya, Efrensia L.P Umbing sangat berkonsentrasi dalam meningkatkan mutu dunia pendidikan di daerahnya. Bahkan bidang pendidikan masuk dalam RPJMD selama lima tahun ke depan.

“Mutu atau kualitas pendidikan di Gunung Mas mendapat citra kurang baik jika dibanding dengan Kota Palangka Raya. Inilah yang coba kami kejar, agar opini tersebut berubah,” katanya saat membuka konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gunung Mas ke III di aula GPU Tampung Penyang Kuala Kurun, Jumat (4/12/2020).

Dalam acara yang mengusung tema “PGRI Bersatu, Pendidikan Bermutu”, Jaya S. Monong berjanji akan melengkapi dan memperbaiki berbagai fasilitas dan infrastruktur yang berhubungan dengan dunia pendidikan, terutama di wilayah desa terpencil.

“Kami tidak menutup mata atas kondisi sini, namun kami pastikan secara bertahap akan pemerintah bakal melengkapi guna meningkatkan dan memajukan dunia pendidikan di Gunung Mas,” ujarnya.

Dirinya berharap, antara organisasi PGRI dan IGI Kabupaten Gunung Mas dapat bersinergi dalam memajukan pendidikan dan kesejahteraan para guru.

“Jangan sampai ada kesan kedua organisasi ini saling bersaing, namun semestinya berjuang bersama. Sebab tujuan organisasi ini pasti sama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua PGRI Gunung Mas Brikson mengatakan bahwa daerahnya dua kali berturut-turut dipercaya menjadi tuan rumah pelatihan edukasi internasional.

“PGRI juga tiga tahun mendapat penghargaan dari PGRI Pusat atas tata kelola keuangan dan iuran tepat waktu. Kami juga mempunyai printer kartu anggota PGRI yang kualitasnya sudah berstandar nasional. Anggaran ini kami dapat dari iuran rutin anggota,” katanya.

Berdasarkan data, jumlah guru di Gunung Mas sebanyak 2.000 orang. Namun yang sudah terdaftar dan mempunyai kartu keanggotaan PGRI hanya 1.758 orang.

“Dari jumlah tersebut baru 1.005 orang, diantaranya yang sudah membayar iuran. Kini PGRI Gunung Mas juga sudah membentuk 12 pengurus PGRI tingkat kecamatan, namun baru sembilan diantaranya yang telah dilantik,” sebutnya.

Ketua panitia Konferensi Kabupaten ke III Batuah mengatakan bahwa peserta Konferensi PGRI Kabupaten kali ini berasal dari pengurus provinsi PGRI Kalimantan Tengah, dewan penasehat, pengurus PGRI Kabupaten Gunung Mas, dan pengurus cabang dengan total peserta 61 orang. (mmc kalteng/fer)

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *