Bupati Barito Utara Dorong LPT-IK Perkuat Pembinaan Kaharingan dan Pelestarian Budaya

3 Min Read
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT. melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, saat membuka Rapat Kerja Pimpinan LPT-IK Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Senin (10/8/2026). Foto : Is

Muara Teweh, Jurnalborneo.co.id  – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) untuk terus memperkuat perannya dalam pembinaan kehidupan keagamaan Hindu Kaharingan sekaligus menjaga keberlangsungan adat dan budaya masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT. melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, saat membuka Rapat Kerja Pimpinan LPT-IK Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Senin (10/8/2026).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Hery Jhon Setiawan, LPT-IK dinilai memiliki posisi penting bukan hanya dalam pembinaan umat Hindu Kaharingan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat karakter masyarakat melalui nilai-nilai luhur yang telah diwariskan.

Nilai tersebut meliputi semangat gotong royong, kebersamaan, toleransi, kepedulian terhadap sesama serta penghormatan terhadap alam dan lingkungan.

“Keberadaan Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan memiliki peran yang sangat strategis, bukan hanya sebagai organisasi yang membina kehidupan keagamaan Hindu Kaharingan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya,” kata Bupati melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan.

Menurut Bupati, pelestarian nilai adat dan budaya menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus globalisasi.

Karena itu, upaya menjaga warisan budaya dan nilai spiritual Kaharingan perlu dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Langkah tersebut dinilai penting agar nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi muda.

Rapat kerja LPT-IK diharapkan tidak berhenti pada pembahasan administratif organisasi. Forum tersebut diharapkan mampu melahirkan program kerja yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sejumlah bidang yang dapat menjadi perhatian antara lain pembinaan umat, penguatan kelembagaan, pelestarian ritual adat, pengembangan seni budaya, pemberdayaan generasi muda serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kata Bupati, juga berkomitmen mendukung upaya pelestarian adat dan budaya serta membangun kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat.

“Kemajuan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik semata, tetapi juga dari keberhasilan kita menjaga jati diri, nilai budaya dan kehidupan masyarakat yang rukun serta harmonis,” ujarnya.

Untuk memperkuat pelaksanaan program, jajaran LPT-IK juga didorong membangun kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga adat, institusi pendidikan, organisasi kemasyarakatan serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama sekaligus mendukung pembangunan Barito Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan semangat kebersamaan, persaudaraan dan pengabdian sebagai landasan dalam setiap langkah kita. Dengan tetap menjunjung tinggi falsafah hidup masyarakat Dayak yang penuh nilai kebijaksanaan, saya yakin LPT-IK akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.(red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *