• Tentang Kami
  • Index Berita
Selasa, 21 April 21 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Dinkes Kalteng Gelar Pertemuan Koordinasi Perencanan Aksi Daerah dan Penyusunan Kebutuhan Peningkatan Kapasitas SDM Dalam Program TBC

Rabu 9 Oktober 2024
in Jurnal Kalteng
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Palangka Raya–jurnalbirneo.co.id

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) menggelar Pertemuan Koordinasi Perencanaan Aksi Daerah dan Penyusunan Kebutuhan Peningkatan Kapasitas SDM dalam Program TBC, di Hotel Fovere Palangka Raya, Selasa (8/10/2024). Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul.

BeritaTerkait

Gubernur Kalteng Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-147

Hayyan Property Bangun Kepercayaan Wujudkan Rumah Impian Masyarakat Palangka Raya

Rayakan Kemenangan Kristus di Alam Terbuka, Kerukunan Keluarga Kristen SMKN 1 Palangka Raya Gelar Ibadah Paskah di Danau Sebangau

Dalam sambutannya, Suyuti mengatakan bahwa Tuberkulosis (TBC) masih menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia, yang menduduki peringkat kedua setelah India dengan angka insidensi yang jauh dari target nasional RPJMN 2020-2024, yaitu 190 per 100.000 penduduk pada tahun 2024.

“Pemerintah Indonesia menargetkan eliminasi TBC pada tahun 2030 sesuai dengan Peraturan Presiden No. 67 Tahun 2021, yang mencakup penurunan insidensi menjadi 65 per 100.000 penduduk dan kematian akibat TBC menjadi 6 per 100.000 penduduk,” imbuhnya.

Sebagai upaya percepatan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan yang mendukung penanggulangan TBC melalui Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Kemenko PMK, Kemendagri, dan Kemenkes. Rapat bulanan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan teknis dalam menyelesaikan isu strategis penanggulangan TBC di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta mendorong pemerintah daerah membentuk Tim Percepatan Penanggulangan TBC (TP2TB) dan menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) TBC.

“Rapat tersebut dilakukan untuk mendorong pemerintah daerah agar dapat melakukan percepatan program penanggulangan TBC yang diukur melalui indikator utama seperti penemuan kasus, inisiasi pengobatan, investigasi kontak, dukungan kebijakan daerah, dan penerapan SPM Kesehatan untuk terduga TBC,” tambahnya.

Penanggulangan TBC tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor yang melibatkan sektor pendidikan, sosial, ekonomi, dan sektor lainnya. Oleh karena itu, perlu dibentuk tim TP2TB yang berfungsi sebagai wadah koordinasi antar sektor untuk memastikan bahwa semua upaya penanggulangan TBC berjalan selaras dan efektif.

Selain itu, telah disusun RAD TBC Provinsi Kalimantan Tengah. RAD TBC berfungsi sebagai pedoman teknis bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program penanggulangan TBC. Dengan adanya RAD, semua kegiatan dan intervensi yang dilakukan di daerah dapat berjalan sesuai dengan standar nasional. Pembentukan TP2TB dan penyusunan RAD TBC merupakan langkah strategis yang sangat penting dalam upaya mencapai eliminasi TBC di Indonesia pada tahun 2030.

“Perlu kita pahami, dengan koordinasi yang baik, pendekatan yang terpadu, serta perencanaan yang terstruktur, diharapkan upaya penanggulangan TBC dapat berjalan lebih efektif dan efisien, sehingga dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Disampaikan pula, melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam penanggulangan TBC, diharapkan semua langkah intervensi dapat dilaksanakan dengan standar yang tinggi dan memberikan dampak yang signifikan dalam upaya mengeliminasi TBC di Indonesia.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen dan kerja sama dalam penanggulangan TBC. Dengan demikian, kita dapat mencapai target yang telah ditetapkan dan mewujudkan komitmen Indonesia bebas TBC pada tahun 2050 serta percepatan eliminasi TBC pada tahun 2030,” tutup Kadis Kesehatan.(red).

ShareTweetSendShare

Related Posts

Gubernur Kalteng Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-147

Gubernur Kalteng Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-147

Selasa 21 April 2026
Hayyan Property Bangun Kepercayaan Wujudkan Rumah Impian Masyarakat Palangka Raya

Hayyan Property Bangun Kepercayaan Wujudkan Rumah Impian Masyarakat Palangka Raya

Selasa 21 April 2026
Rayakan Kemenangan Kristus di Alam Terbuka, Kerukunan Keluarga Kristen SMKN 1 Palangka Raya Gelar Ibadah Paskah di Danau Sebangau

Rayakan Kemenangan Kristus di Alam Terbuka, Kerukunan Keluarga Kristen SMKN 1 Palangka Raya Gelar Ibadah Paskah di Danau Sebangau

Minggu 19 April 2026
93 Guru SD Kapuas Kalteng Ikuti Kelas In-Service PKGSD

93 Guru SD Kapuas Kalteng Ikuti Kelas In-Service PKGSD

Kamis 16 April 2026

Berita Terbaru

  • Gubernur Kalteng Hadiri Peringatan Hari Kartini ke-147 Selasa 21 April 2026
  • Hayyan Property Bangun Kepercayaan Wujudkan Rumah Impian Masyarakat Palangka Raya Selasa 21 April 2026
  • Rayakan Kemenangan Kristus di Alam Terbuka, Kerukunan Keluarga Kristen SMKN 1 Palangka Raya Gelar Ibadah Paskah di Danau Sebangau Minggu 19 April 2026
  • 93 Guru SD Kapuas Kalteng Ikuti Kelas In-Service PKGSD Kamis 16 April 2026
  • Gubernur Kalteng Hadiri Gala Dinner Kegiatan TP2DD Kalimantan Selatan Kamis 16 April 2026


Next Post
Lanjutan Sidang Tipikor KONI Kotim, PH Soroti Ketidakmampuan Jaksa Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Tipikor KONI Kotim, PH Soroti Ketidakmampuan Jaksa Hadirkan Saksi

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.