• Tentang Kami
  • Index Berita
Minggu, 26 Maret 26 2023
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kotim
    • DPRD Kalteng
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Dinkes Lamandau Door to Door Ambil Sampel Darah Warga

Selasa 22 November 2022
in Jurnal Lamandau
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

LAMANDAU, JurnalBorneo.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui dinas kesehatan door to door datangi rumah warga mengambil sampel darah untuk dilakukan uji sampel keberadaan cacing filariasis, Selasa (22/11/2022).

Masyarakat kabupaten Lamandau tidak perlu kaget apabila tiba-tiba didatangi oleh petugas kesehatan di malam hari yang ingin mengambil sampel darah dari jari.

BeritaTerkait

Konsolidasi Kesiapan Hadapi Kemarau oleh Polres Lamandau

Hendra Lesmana Resmikan Jembatan Sei Liku

Danrem 102/Pjg Pamitan ke Kodim 1017/Lamandau

Hal tersebut dilakukan karena pemerintah sedang melakukan survey Darah Jari (SDJ) atau melakukan uji sampel keberadaan cacing filariasis, yakni cacing yang menyebabkan penyakit kaki gajah.

Kepala dinas kesehatan Kabupaten Lamandau, Rosmawati saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan Survei darah jari hanya dilakukan pada malam hari, karena mikro filaria atau cacing filaria hanya mencari makan pada malam hari sehingga memudahkan untuk mengidentifikasi apakah orang tersebut didalam tubuhnya terdapat cacing filaria atau tidak.

Rosmawati menambahkan masyarakat Lamandau sudah diberi obat pencegah atau pembasmi kaki gajah selama 5 tahun berturut-turut. Sehingga kegiatan ini merupakan upaya screening terhadap warga , apakah masih ada yang menderita atau tertular penyakit kaki gajah atau filariasis.

Filariasis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing nematoda golongan filaria yang hidup di saluran dan kelenjar limfe, ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk melalui gigitan antara lain oleh nyamuk Anopheles, Aedes, Culex, Mansonia dan Armigeres.

Filariasis tidak menyebabkan kematian secara langsung tetapi penyebab utama kecacatan.

Surveilans dampak Filariasis ini dilakukan mulai tanggal 15 November kemarin, Wilayah Lamandau yang terpilih untuk dilakukan uji sampel adalah wilayah puskesmas kecamatan Bulik yakni kelurahan Nanga bulik, Kujan, Nanga Pamalontian dan perigi.

Kemudian wilayah puskesmas Arga Mulya dan puskesmas Sematu jaya di desa Sumber Mulya, purwareja, tri tunggal, desa mekar Mulya dan Desa Batu Hambawang.

Lalu wilayah puskesmas Bayat dan Kinipan di desa Sumber Cahaya, Kahingai dan Ginih. Sementara di wilayah puskesmas Arga Mulya, Kawa dan merambang adalah di desa Bukit Indah, Arga Mulya , Desa penopa dan Desa Toka.

Selanjutnya di wilayah puskesmas Delang di desa Nyalang, Pedongatan, Desa samu jaya dan Desa kangkalo. Sedangkan di wilayah puskesmas Melata di desa Bukit raya, Nanuah, Desa Bukit makmur, Mukti manunggal, dan Desa Bukit Harum.

Rosmawati menambahkan setelah semua sampel darah terkumpul, akan dikirim ke laboratorium Banjar baru untuk mendeteksi keberadaan cacing tersebut. (by)

ShareTweetSendShare

Related Posts

Konsolidasi Kesiapan Hadapi Kemarau oleh Polres Lamandau

Konsolidasi Kesiapan Hadapi Kemarau oleh Polres Lamandau

Minggu 19 Maret 2023
Hendra Lesmana Resmikan Jembatan Sei Liku

Hendra Lesmana Resmikan Jembatan Sei Liku

Jumat 24 Februari 2023
Danrem 102/Pjg Pamitan ke Kodim 1017/Lamandau

Danrem 102/Pjg Pamitan ke Kodim 1017/Lamandau

Rabu 25 Januari 2023
Bunda PAUD Lamandau Hadiri Pelantikan PD HIMPAUDI Periode 2023-2027

Bunda PAUD Lamandau Hadiri Pelantikan PD HIMPAUDI Periode 2023-2027

Selasa 24 Januari 2023

Berita Terbaru

  • Srikandi Ganjar Kalteng Gandeng Pagatan Cooking Club, Lestarikan Kuliner Tradisional Minggu 26 Maret 2023
  • Masyarakat Katingan Kuala Kecewa PLN Tidak Tepat Janji, Berikut Tujuh Pernyataan Sikap Sabtu 25 Maret 2023
  • Polres Kotim Diminta Lakukan Langkah Penegakan Konstruktif “Terkait Sengketa Lahan di Desa Pelantaran” Sabtu 25 Maret 2023
  • Tingkatkan Program BKKBN  Direktur Hanrem, Konsultan BKKBN bersama Kaper BKKBN, Kepala P3AP2KB Kalteng Audensi dengan Bupati Katingan, Bupati Kotim dan Kepala Kemenag Kalteng Sabtu 25 Maret 2023
  • Menteri ATR/BPN Apresiasi Kinerja Polda Kalteng Ungkap Mafia Tanah Jumat 24 Maret 2023


Next Post
Ketua Komisi II DPRD Kalteng Soroti UU Pertambangan Mineral dan Batubara

Ketua Komisi II DPRD Kalteng Soroti UU Pertambangan Mineral dan Batubara

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kotim
    • DPRD Kalteng
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Berita tahu setiap ada berita terbaru OK Tidak