Palangka Raya, JURNALBORNEO.co.id – Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) Nenie Adriati Lambung mengapresiasi penanganan rabies dan ibu melahirkan yang dilakukan Dinas Kesehatan secara gratis.
“Saya sangat mengapresiasi terhadap penanganan soal Rabies dan ibu-ibu yang melahirkan secara gratis yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melalui Rumah Sakit, Puskesmas, Pustu maupun Fasyankes lainya,” kata Neni di Palangka Raya, Kamis (19/2/26).
Wakil rakyat Kota Palangka Raya ini menyatakan respons cepat lintas organisasi perangkat daerah menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi keselamatan warga. Dalam kasus rabies, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Dinas Kesehatan bergerak melakukan observasi hewan, pelacakan lokasi kejadian, serta pemberian vaksin anti rabies (VAR) kepada korban. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan pelaporan gigitan HPR juga diperkuat.
“Langkah cepat ini patut diapresiasi karena menyangkut keselamatan jiwa. Koordinasi antara petugas kesehatan, dokter hewan, dan aparat kelurahan berjalan baik,” katanya.
Sementara itu, dalam penanganan ibu melahirkan, Pemerintah Kota melalui puskesmas dan rumah sakit memastikan proses persalinan berjalan aman dengan pendampingan tenaga medis. Pemkot juga menjamin pembiayaan melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi warga yang terdaftar, serta melakukan rujukan cepat apabila ditemukan indikasi risiko tinggi.
Sejumlah langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah antara lain meningkatkan stok vaksin rabies di fasilitas kesehatan, menggelar vaksinasi massal bagi hewan peliharaan, membuka layanan pengaduan cepat 24 jam, serta memperkuat sosialisasi pola hidup bersih dan sehat. Di sisi lain, sektor kesehatan ibu dan anak diperkuat melalui program pemeriksaan kehamilan rutin, kelas ibu hamil, serta optimalisasi layanan kegawatdaruratan maternal.Tim







