Muara Teweh-jurnalborneo.co.id
Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memantapkan berbagai kesiapan sebagai tuan rumah. Salah satu aspek penting yang mendapat perhatian serius adalah pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh kontingen dari 14 kabupaten/kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara menjadi garda terdepan dalam memastikan suplai air bersih tetap lancar di seluruh lokasi pemondokan kafilah. Distribusi dilakukan melalui kerja sama dengan PDAM, sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan peserta, official, hingga panitia MTQH.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari Anggota DPRD Barito Utara, Bina Husada. Ia menilai langkah cepat BPBD menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda keagamaan bergengsi tingkat provinsi itu.
“BPBD bergerak cepat dan tepat. Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan utama bagi kafilah, dan pemerintah daerah sudah membuktikan kesiapsiagaannya. Kami di DPRD sangat mengapresiasi hal ini,” katanya.
Bina berharap dukungan tersebut dapat menciptakan suasana kondusif serta memberikan kesan baik bagi seluruh kafilah yang datang ke Muara Teweh. “Semoga rangkaian MTQH berjalan lancar dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Barito Utara,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara, Simamoraturahman, melalui Kepala Bidang Darurat dan Logistik, Rizali Hadi, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendampingi panitia hingga kegiatan selesai.
“Kami memastikan suplai dan distribusi air bersih tetap stabil di seluruh pemondokan. Koordinasi dilakukan intens bersama panitia dan PDAM,” jelas Rizali pada Sabtu (15/11/2025).
Dengan dukungan logistik dasar yang terus dioptimalkan, Kabupaten Barito Utara optimistis mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan siap menyukseskan pelaksanaan MTQH XXXIII Kalteng 2025.(nusaborneo.com)









