Palangka Raya-jurnalborneo.co.id
Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan gambut bertambah parah menyelimuti Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah, Sabtu (1/8/26).
Sejak pagi hingga siang hari, kabut asap cukup pekat di Kota Palangka Raya. Kondisi sangat dikeluhkan warga.
Banyak warga yang terkena dampak dari kabut asap ini. Kesehatan warga mulai terganggu. Mereka banyak yang batuk dan pusing akibat kabut asap.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Heri Fauzi mengatakan hingga saat ini kondisi Karhutla di Kota Palangka Raya masih dalam tahap penanganan.

Menurut Heri, hingga saat ini telah terjadi 130 kejadian Karhutla di Kota Palangka Raya dengan luasan lahan yang terbakar 57, 89 hektar.
Heri menambahkan menyikapi kabut asap yang tambah parah, saat ini untuk anak-anak sekolah dilakukan penjadualan jam belajar disesuaikan dengan kondisi wilayah.(ari)
