KONI Kalteng Panggil 35 Cabor untuk Sinkronisasi Data Atlet

3 Min Read

​PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah bergerak cepat demi menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Kalteng 2026.

Sebagai langkah nyata, KONI Kalteng memanggil Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga /Technical Delegate (TD) dari 35 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, Selasa (14/7).

​Pemanggilan ini bertujuan untuk melakukan sinkronisasi dan evaluasi data entry by name serta by number para peserta.

​​Kepala Sekretariat KONI Kalteng, Wilson Kudit, didampingi Wakil Ketua Umum VII Bidang Pembinaan Prestasi, M. Rasad Samuel menjelaskan bahwa langkah ini sangat krusial agar para Ketua Pengprov dan TD mengetahui secara pasti data atlet hingga pendaftaran tahap kedua.

​Proses pencocokan data ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Senin (13/7) hingga Kamis (16/7), dengan memanggil 8 sampai 9 cabor setiap harinya hingga pukul 15.00 WIB.

​”Sinkronisasi data antara tim IT provinsi dan KONI Kabupaten/Kota harus diketahui secara detail oleh Technical Delegate (TD). Jika ada nomor tanding yang kekurangan peserta, TD bisa langsung menginformasikannya ke Pengurus Cabang (Pengcab) di daerah,” ujar Wilson Kudit.

​Dengan koordinasi yang cepat, penambahan atlet untuk memenuhi kuota pertandingan dapat segera didaftarkan melalui KONI Kabupaten/Kota setempat. Langkah ini dilakukan agar seluruh nomor tanding di Porprov XIII nanti dapat berjalan maksimal (full). Selain itu, atlet yang surat mutasinya belum lengkap diminta untuk segera melengkapinya.

​KONI Kalteng telah menyusun langkah strategis berikutnya untuk memastikan kesiapan arena dan keabsahan data.

Ditambahkan Rasad, bila tidak ada perubahan
​20 Juli 2026 dua orang perwakilan TD dari setiap cabor provinsi dijadwalkan berkumpul di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk meninjau langsung kesiapan venue pertandingan.

Peninjauan dini ini bertujuan agar kendala teknis di lapangan bisa diselesaikan lebih cepat. KONI Kalteng mengagendakan Delegate Registration Meeting (DRM) pada akhir Juli atau Agustus .

​”Intinya, KONI Kalteng ingin agar saat proses keabsahan nanti, tidak ada lagi pihak yang mempermasalahkan data atlet. Jadi, saat verifikasi akhir, berkas yang dibawa hanya dokumen yang tersisa saja, tidak perlu lagi repot membawa tumpukan dokumen baru,” tambah Samuel Rasad.

​Langkah proaktif KONI Kalteng ini mendapat apresiasi dari pengurus cabang olahraga. Salah satunya datang dari Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalteng, Agus Setiawan.

​”Dengan adanya sinkronisasi dan evaluasi data ini, kami bisa langsung mencocokkan data dengan Technical Handbook (THB) yang telah dibuat. Kami sangat berterima kasih karena melalui data dari KONI Kalteng ini, kami bisa melihat nomor-nomor mana saja yang masih kekurangan peserta,” terang Agus.

Pihaknya, segera menghubungi Pengcab POBSI di daerah agar segera mendaftarkan atlet mereka melalui KONI Kabupaten/Kota, sehingga nomor dipertandingkan bisa semua terisi.(red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *