Pemkab Barito Utara Pelajari Inovasi di Kabupaten Gunung Kidul

2 Min Read
Pemkab Barito Utara Pelajari Inovasi Gunungkidul

YOGYAKARTA, Jurnalborneo.co.id – Memasuki hari kedua kunjungan kerja kaji tiru, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyambangi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Rabu (5/8/2026).

Rombongan Pemkab Barito Utara dipimpin langsung Bupati H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokoh agama, serta sejumlah undangan terkait.

Kedatangan rombongan disambut langsung Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih beserta jajaran pemerintah daerah setempat di wilayah yang dikenal dengan julukan Bumi Handayani tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemkab Gunungkidul.

Menurutnya, kegiatan kaji tiru tidak dimaksudkan untuk menyalin seluruh kebijakan yang diterapkan daerah lain. Sebaliknya, kunjungan tersebut menjadi sarana untuk memperoleh wawasan, pengalaman, serta mempelajari inovasi yang kemudian dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan Barito Utara.

“Hasil kaji tiru ini tidak semata-mata untuk meniru secara utuh, melainkan menjadi bahan pembelajaran yang akan kami sesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, dan kemampuan Pemerintah Kabupaten Barito Utara,” ungkap Shalahuddin.

Bahas Infrastruktur hingga Penanganan Stunting

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi kedua pemerintah daerah untuk bertukar pengalaman dan strategi dalam berbagai sektor pembangunan.

Sejumlah isu yang dibahas antara lain pengelolaan infrastruktur, pengawasan berbasis digital, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tata kelola pendidikan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, hingga percepatan penurunan stunting.

Pemkab Barito Utara berharap berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan kaji tiru tersebut juga diharapkan mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam menghadirkan inovasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *