• Tentang Kami
  • Index Berita
Jumat, 10 April 10 2026
  • Login
Jurnal Borneo
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport
No Result
View All Result
Jurnal Borneo
No Result
View All Result

Waspada Politisasi, Pemerintah Fokus Evaluasi Peningkatan Kualitas MBG

Rabu 8 Oktober 2025
in Jurnal Nasional
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, jurnalborneo.co.id – Pemerintah menegaskan akan fokus pada evaluasi menyeluruh dan peningkatan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul serangkaian insiden keracunan makanan yang terjadi di sejumlah daerah. Evaluasi dilakukan secara lintas kementerian dan lembaga dengan menekankan penguatan standar keamanan pangan serta peningkatan kapasitas dapur penyedia.

Langkah cepat diambil melalui penutupan sementara sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar ketentuan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, audit menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia MBG di tingkat kabupaten dan kota sedang berlangsung guna memastikan keamanan konsumsi publik tetap terjaga.

BeritaTerkait

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa pemerintah memprioritaskan perbaikan sistem daripada penghentian program. Ia menegaskan, fokus utama pemerintah adalah menjaga keberlangsungan program MBG agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Kami menutup sementara SPPG yang bermasalah untuk dilakukan evaluasi dan investigasi. Evaluasi ini tidak hanya dilakukan di daerah yang terdampak, tetapi di seluruh wilayah pelaksanaan MBG. Semua harus diperiksa secara menyeluruh. Tujuannya bukan untuk menghentikan program, melainkan untuk memastikan bahwa setiap penyedia makanan mematuhi standar keamanan dan kualitas yang telah ditetapkan. Program ini sangat penting bagi kesejahteraan gizi anak-anak, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers penanggulangan KLB keracunan makanan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menegaskan langkah tegas lembaganya terhadap pelanggaran SOP keamanan pangan serta pentingnya pengawasan berlapis terhadap penyedia makanan. Ia menjelaskan bahwa BGN akan memperkuat mekanisme audit, pelatihan tenaga dapur, dan sistem pelaporan cepat di setiap daerah pelaksana program.

“Dari 45 dapur yang kami audit, 40 dapur kami nyatakan ditutup sementara hingga seluruh proses investigasi dan perbaikan fasilitas selesai dilakukan. Kami ingin memastikan seluruh penyedia MBG benar-benar memenuhi standar keamanan pangan nasional. Setelah perbaikan, kami akan melakukan evaluasi ulang secara ketat sebelum dapur tersebut diizinkan beroperasi kembali. Ini bukan semata soal administrasi, tapi tentang keselamatan dan kesehatan peserta program,” tegasnya.

Kasus keracunan massal di beberapa daerah, termasuk di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, menjadi pemicu utama langkah evaluatif ini. Data sementara menunjukkan ratusan siswa mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan program MBG. Pemerintah daerah bersama BGN kini tengah melakukan investigasi terhadap sumber bahan pangan serta proses distribusinya.

Di sisi lain, Aliansi Suara Ibu Indonesia di Yogyakarta juga menggelar aksi damai menuntut evaluasi menyeluruh atas program MBG, menyuarakan kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan pangan anak. Pemerintah menghargai aspirasi tersebut, namun mengingatkan agar isu MBG tidak dipolitisasi demi menjaga fokus pada peningkatan mutu dan perlindungan penerima manfaat.

Pemerintah berkomitmen melaksanakan langkah lanjutan yang akan difokuskan pada pelatihan ulang tenaga dapur, audit sanitasi fasilitas, serta peningkatan sistem pengawasan berbasis daerah. Pemerintah juga berkomitmen menjaga transparansi hasil investigasi agar publik mendapatkan informasi akurat dan terpercaya. (shah/rls)

ShareTweetSendShare
Tags: Headlines

Related Posts

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi

Kamis 9 April 2026
Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen

Rabu 1 April 2026
PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

PT SKS Listrik Kalimantan Sabet Penghargaan Asian Management Excellence Awards 2026 di Bangkok

Senin 26 Januari 2026
Kolaborasi CSR dan Procurement Antarkan PT SKS Listrik Kalimantan Raih IGA Awards 2026

Kolaborasi CSR dan Procurement Antarkan PT SKS Listrik Kalimantan Raih IGA Awards 2026

Minggu 25 Januari 2026

Berita Terbaru

  • Mayoritas Pengprov Usulkan Agustiar Sabran Jadi Calon Ketum PB Percasi Kamis 9 April 2026
  • Jelang Penutupan Pendaftaran Tahap Pertama, 5.262 Atlet Sudah Terdaftar Kamis 9 April 2026
  • Transformasi Budaya Kerja ASN, Pemprov Kalteng Terapkan Skema WFH dan WFO Rabu 8 April 2026
  • Menhan dan Satgas PKH Kunker ke Murung Raya, Pemprov Kalteng Tegaskan Dukungan Penuh Rabu 8 April 2026
  • Bank Kalteng Catatkan Kinerja Positif, Aset Tumbuh 20,4 Triliun Selasa 7 April 2026


Next Post
Guna Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Barito Utara Wujudkan Sinergi Lintas Sektor Lewat Program Tanam Jagung Serentak

Guna Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Barito Utara Wujudkan Sinergi Lintas Sektor Lewat Program Tanam Jagung Serentak

© 2020 Jurnal Borneo

  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Perlindungan Wartawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Jurnal Utama
  • Jurnal Kalteng
    • Jurnal Palangka Raya
    • Jurnal Kapuas
    • Jurnal Katingan
    • Jurnal Gunung Mas
    • Jurnal Kotim
    • Jurnal Kobar
    • Jurnal Seruyan
    • Jurnal Lamandau
    • Jurnal Sukamara
    • Jurnal Barsel
    • Jurnal Bartim
    • Jurnal Barut
    • Jurnal Murung Raya
    • Jurnal Pulang Pisau
  • Jurnal Legislatif
    • DPRD Kalteng
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Utara
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Kotim
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Seruyan
    • DPRD Sukamara
  • Jurnal Kalimantan
    • Jurnal Kalsel
    • Jurnal Kalbar
    • Jurnal Kaltim
    • Jurnal Kaltara
  • Jurnal Global
    • Jurnal Ekonomi
    • Jurnal Republik
    • Jurnal Humaniora
    • Etalase
    • Desa Wisata
  • Jurnal Justice
  • Jurnal Sport

Copyright © 2017 JNews.