PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id
Sebanyak 14 atlet muda berbakat dari Dojang Kreasi Taekwondo Club Kota Palangka Raya resmi berlaga dalam ajang Taekwondo Academy Championship Open Tournament 2026.
Kejuaraan regional yang mempertemukan ratusan atlet se-Kalimantan ini berlangsung meriah di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, pada 18–20 September 2026.
Pemilik (Owner) Kreasi Taekwondo Club Palangka Raya, Dedy Indarto, menyampaikan bahwa keikutsertaan para atletnya merupakan bagian dari evaluasi rutin sekaligus tolok ukur perkembangan kemampuan anak asuhnya.
”Ini adalah wadah unjuk gigi untuk melihat kemampuan, kompetisi di Banjarmasin sangat penting bagi atlet-atlet muda, via seluler, Minggu (20/9).
Dedy yang juga Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia, Kalimantan Tengah, para atlet tidak hanya menjalani latihan rutin dan ujian kenaikan tingkat, tetapi juga harus merasakan langsung atmosfer kompetisi resmi untuk mengasah mental serta keberanian di atas matras.
Persaingan di ajang ini berlangsung ketat. Ratusan taekwondoin dari berbagai klub, dojang, hingga perwakilan sekolah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah saling beradu teknik serta strategi untuk memperebutkan gelar terbaik.
Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Taekwondo Academy Club sebuah kejuaraan perdana yang sukses mereka gelar sejak klub tersebut berdiri dua tahun lalu.
Ketua Panitia Pelaksana, Iwan Gunawan, mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi dengan jumlah partisipan yang menembus angka ratusan.
Ia mengatakan, jumlah peserta mencapai lebih dari 500 atlet terdiri 25 tim/dojang yang berasal dari Kalsel, Kalteng, hingga undangan luar Kalimantan Selatan.
Untuk memberikan ruang perkembangan yang adil dan kompetitif, panitia membagi pertandingan ke dalam beberapa kelompok umur dan jenjang kemampuan:
Kategori Usia: Pra-Kadet (A, B, dan C), Kadet, serta Junior. Kategori Khusus Pemula: Junior Pemula dan Senior Pemula.
Iwan menegaskan bahwa kategori pemula dipisahkan secara khusus dari kategori prestasi (baik junior maupun senior) agar para atlet pemula dapat bertanding dengan seimbang dan fokus membangun rasa percaya diri di laga resmi.(red)
