Baru Terpilih, Pengurus KONI Katingan “Tancap Gas” Sowan ke KONI Kalteng

3 Min Read

​PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id

Belum genap sepekan terpilih melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) V pada Kamis (18/6) lalu, nakhoda baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Katingan masa bhakti 2026-2030, Bayu Ismaya, langsung bergerak cepat.

​Didampingi Luthfi Fauzi dan jajaran pengurusnya, Bayu melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi ke Kantor KONI Kalteng di Jalan Thamrin, Palangka Raya, Kamis (2/7) sore.

​Kedatangan rombongan dari Katingan ini disambut hangat oleh , ​Hasanuddin Noor (Ketua Harian KONI Kalteng), ​Merry Anitha (Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi),
​Sugianto (Ketua Bidang Prestasi) dan ​Wilson Kudit Maseh (Ketua Bidang Sekretariat). ​Jajaran pengurus senior Muhammad Rasad, Saptaryo Kunindar, dan Warda Rocky.

​Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Sebagai ketua baru, Bayu Ismaya yang juga mantan pelatih sepak takraw ini blak-blakan membawa dua agenda krusial demi masa depan atlet Katingan.

Bayu mengatakan, KONI Katingan memerlukan Surat Keputusan (SK) resmi dari KONI Kalteng sebagai legalitas hukum agar mereka bisa langsung “tancap gas” bekerja secara legal.

Pihak KONI Katingan sempat didera kegamangan luar biasa. Pasalnya, gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di Kabupaten Kotawaringin Barat tinggal 4 bulan lagi.

Berdasarkan data awal, baru 20% atlet Katingan yang datanya clear. Sementara 80% sisanya belum aman. Sempat beredar kabar bahwa pendaftaran tahap dua sudah ditutup.

 

​Kegamangan pengurus KONI Katingan langsung sirna setelah mendapat penjelasan resmi. Ternyata, pendaftaran tahap kedua masih dibuka hingga 16 Juli 2026.

​”Artinya masih ada waktu dua minggu bagi kami untuk mengejar data atlet dan pelatih dari hasil ajuan cabang olahraga. Sepulang dari sini, kami akan langsung rapat internal demi mengejar ketertinggalan data agar atlet Katingan bisa bertanding di Porprov,” kata Bayu dengan nada lega.

​Terkait SK Kepengurusan, Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor, memastikan prosesnya akan dipercepat. Jika tidak ada kendala, SK tersebut dijanjikan selesai dan ditandatangani pada Senin depan.

​Dalam diskusi yang berlangsung dinamis tersebut, beberapa poin penting berhasil disepakati untuk mengatasi kendala yang dihadapi KONI Katingan:

Cabor yang kepengurusannya mati seperti Sepak Bola, Karate, dll tetap daftarkan atletnya selama didaftarkan resmi melalui KONI Katingan, statusnya sah.

Muhammad Rasad mengarahkan agar nama-nama atlet susulan dikirimkan dalam format PDF secara berjenjang (seperti sistem pendaftaran PON).

Wilson Kudit merespons bahwa masalah anggaran dan BPJS dialami hampir seluruh daerah. Namun, solusi terbaik tetap dicari karena BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk proteksi keselamatan atlet.

Di akhir pertemuan, Merry Anitha memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif cepat pengurus baru KONI Katingan. KONI Kalteng berpesan agar koordinasi terus berjalan intensif. Jangan sampai kendala komunikasi membuat Kabupaten Katingan absen atau tidak maksimal mengirimkan delegasinya di Porprov XIII 2026.(red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *