PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id
Kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan G.obos Induk, Kelurahan Menteng Kota Palangka Raya menarik perhatian warga. Hal ini unik, ketika mobil jenis Triton yang sedang bongkar muat justru terperosok ke parit. Ternyata saat hendak menurunkan barang sopir tersebut tidak sengaja menginjak gigi satu.
Mengetahui butuh bantuan, sang sopir menghubungi 110 yang mana, tim dari unit Gasum Pammat Dit Samapta Polda Kalteng menerima laporan itu, langsung menuju TKP dengan membawa alat yang pastinya akan di gunakan untuk Evakuasi tersebut.

Kasubdit Gasum AKBP Istadi mengatakan bahwa saat tim tiba di lokasi kejadian langsung melihat situasi dan kondisi mobil tersebut, yang kemudian langsung melakukan evakuasi mobil tersebut.
“Mendapat laporan tim mendatangi lokasi, setelah mempelajari kondisi mobil yang terperosok, kita langsung melakukan evakusi dengan menggunakan kren yang ada, selain itu juga anggota memastikan tidak ada kesalahan saat melaksanakan evakuasi,” kata AKBP Istadi, Kamis (16/7/2026) Siang.
Proses evakuasi kurang lebih memakan waktu satu jam, namun semua prosesnya berjalan aman dan sesuai rencana.
“Proses evakuasi tidak ada kendala, karena dari sebelum evakuasi sudah di rencanakan matang. Karena jika ada kesalahan pastinya akan menambah musibah, karena yang terlihat sederhana biasanya lebih riskan terjadi kesalahan,” jelasnya.
Hal ini dibuktikan bahwa masyarakat sudah terbiasa dan mempercayai untuk menghubungi layanan 110 dan terbukti. Usai merespon laporan petugas tidak menunggu lama dan sudah jelas 110 menjalankan tugas sesuai SOP yang benar. Kemudian mobil SAR yang dimiliki merupakan mobil yang banyak peralatan mulai dari darat dan air jadi masyarakat tidak usah khawatir.
“Kita siap merespon setiap aduan masyarakat, dengan peralatan evakuasi yang ada, Unit Gasum Dit Samapta Polda Kalteng siap menindaklanjuti laporan masyarakat yang membutuhkan bantuan,” pungkasnya.(abi)
