Gunung Mas-jurnalborneo.co.id
Sebagai bagian dari implementasi Program NURANI (Nursery Tanaman Lestari), PT SKS Listrik Kalimantan melaksanakan kegiatan AKAR (Aksi Konservasi dan Restorasi) pada 16 Juli 2026 di Taman Hutan Raya (TAHURA) Lapak Jaru, Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Program ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati serta menjaga keberlanjutan ekosistem hutan melalui kegiatan konservasi dan restorasi lingkungan.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh Head of CSR PT SKS Listrik Kalimantan, Miranda Puspita Ramadhani, bersama tim CSR yang berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis dan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya konservasi hutan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami peran hutan dalam menjaga kualitas lingkungan, mendukung keanekaragaman hayati, serta berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.
Kehadiran Head of CSR mencerminkan komitmen perusahaan dalam memastikan setiap program pemberdayaan masyarakat memberikan dampak yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
Program AKAR melibatkan 170 peserta, dengan pendampingan oleh 3 orang perwakilan PT SKS Listrik Kalimantan dan 3 orang dari TAHURA Lapak Jaru.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yang meliputi pemberian edukasi lingkungan, distribusi pupuk NPK untuk mendukung pertumbuhan tanaman, serta monitoring flora di kawasan konservasi guna memastikan kondisi vegetasi tetap terjaga dan berkembang dengan baik.
Melalui kegiatan monitoring, tim bersama peserta melakukan pengamatan terhadap kondisi berbagai spesies pohon di kawasan TAHURA, sekaligus mengevaluasi kebutuhan pemeliharaan tanaman sebagai bagian dari upaya restorasi hutan.
Selain itu, pemberian pupuk dilakukan untuk meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan tanaman sehingga mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan sebagai habitat flora dan fauna endemik Kalimantan.
Program AKAR juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan melalui tindakan nyata. Peserta diberikan pemahaman bahwa keberhasilan konservasi tidak hanya bergantung pada upaya rehabilitasi lahan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam merawat dan melindungi kawasan hutan secara berkelanjutan.
Melalui Program AKAR (Aksi Konservasi dan Restorasi), PT SKS Listrik Kalimantan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati melalui kolaborasi bersama pemerintah, pengelola kawasan konservasi, dan masyarakat.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan, memperkuat ketahanan ekosistem, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Gunung Mas.
Pelaksanaan Program AKAR turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui peningkatan literasi lingkungan, Tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui perlindungan kawasan hijau, Tujuan 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, Tujuan 13 (Climate Action) melalui upaya konservasi untuk mendukung mitigasi perubahan iklim, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi antara perusahaan, pengelola TAHURA, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan Kalimantan.(red)
