Gunung Mas-jurnalborneo.co.id
Dalam rangka membangun karakter peduli lingkungan sejak usia dini, PT SKS Listrik Kalimantan menyelenggarakan kegiatan ECO-CULTURE for Kids pada 17 Juli 2026 di SDN Luwuk Langkuas dan SDN Karya Bhakti, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengintegrasikan edukasi lingkungan dengan pengembangan kreativitas anak melalui pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Kegiatan ini didampingi langsung oleh Head of CSR PT SKS Listrik Kalimantan, Miranda Puspita Ramadhani, bersama tim Corporate Social Responsibility (CSR).
Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para siswa untuk melihat bahwa barang bekas bukanlah limbah yang harus dibuang, melainkan dapat diolah menjadi karya yang bernilai dan bermanfaat.
Melalui pendekatan yang menyenangkan, peserta diajak memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan.
Program ini diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari dua sekolah, yaitu SDN Luwuk Langkuas dan SDN Karya Bhakti. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi dengan durasi masing-masing 30 menit, yang dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta praktik langsung membuat kerajinan tangan dari bahan daur ulang.
Selain memperkenalkan prinsip pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, peserta juga dibimbing untuk mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan berbagai material bekas menjadi hiasan dan kerajinan yang memiliki nilai estetika.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata.
Untuk mengukur efektivitas penyampaian materi, perusahaan juga melaksanakan pre-test dan post-test kepada peserta. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah, konsep daur ulang, serta penerapan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Program ECO-CULTURE for Kids, PT SKS Listrik Kalimantan berharap peserta didik mampu mengembangkan kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kreativitas melalui pemanfaatan barang bekas.
Program ini menjadi salah satu langkah perusahaan dalam membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu menerapkan gaya hidup berkelanjutan sejak usia dini.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Program ECO-CULTURE for Kids turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education) melalui pendidikan lingkungan, Tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Tujuan 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan konsep penggunaan kembali dan daur ulang material, Tujuan 13 (Climate Action) melalui pengurangan timbulan sampah, serta Tujuan 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara perusahaan, sekolah, dan masyarakat dalam membangun budaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.(red)
