PALANGKA RAYA-jurnalborneo.co.id
Geliat olahraga dancesport (dansa sport) di Kalimantan Tengah langsung tancap gas. Hanya berselang dua hari setelah resmi dilantik, Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kalteng masa bakti 2026–2030 langsung menggebrak dengan mengumpulkan ratusan atlet muda dari berbagai daerah.
Selama tiga hari berturut-turut, Camp II Serbaguna Indoor, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya, menjadi saksi bisu gemuruh langkah dan harmoni gerak ratusan atlet yang menggelar latihan bersama.
Latihan akbar yang diinisiasi oleh Ketua Pengprov IODI Kalteng yang baru, Maria Neva Merdiana, ini diikuti oleh perwakilan dari 11 Pengurus Kota (Pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) IODI se-Kalteng.

”Anggap saja ini sebagai pemanasan awal sekaligus silaturahmi agar para atlet bisa saling mengenal satu sama lain,” ujar Maria Neva Merdiana, Senin (29/6).
Namun, lebih dari sekadar silaturahmi, agenda ini memiliki target teknis yang krusial.
Penyelarasan gerak menyatukan dan menyelaraskan standar gerak latihan atlet sebelum mereka beradu gengsi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat pada awal Oktober mendatang..
Memantau sejauh mana penyerapan ilmu, kreativitas, dan inovasi gerak yang telah diajarkan oleh para pelatih di daerah, khususnya bagi atlet muda dan usia dini.
Tidak hanya fokus pada atlet, IODI Kalteng juga menggelar pelatihan pelatih berlisensi dasar secara simultan. Mengingat dancesport dikenal sebagai cabang olahraga yang elegan dan elit, kesempatan ini disambut luar biasa antusias.
Pengprov IODI Kalteng awalnya memberikan kuota gratis untuk satu pelatih dari 11 Pengkot/Pengkab. Namun karena tingginya minat—mengingat biaya sertifikasi mandiri yang biasanya mahal banyak daerah yang rela merogoh kocek sendiri demi mengirimkan pelatih tambahan.
Langkah ini dinilai strategis karena sertifikasi tersebut bakal mendongkrak kualitas SDM pelatih dalam membuka kursus dansa ke depannya.
Sebagai informasi, kepengurusan Maria Neva Merdiana baru saja dilantik secara khidmat oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IODI, Heru Sutantio, di Hotel Alltrue, Palangka Raya, Sabtu (27/6/2026) lalu.
Tanpa jeda, mereka langsung “tancap gas” menggabungkan tiga agenda besar sekaligus: Rakerprov 2026, latihan bersama atlet, dan pelatihan pelatih.
Langkah super cepat ini mendapat acungan jempol dari Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor.

”Di bawah ketua yang punya semangat dan cita-cita tinggi, kami yakin akan lahir atlet-atlet dancesport berprestasi di tingkat nasional hingga internasional,” kata mantan Ketua DPRD Kotawaringin Barat ini.
Hasanuddin menambahkan Ini selaras dengan visi Gubernur Kalteng bahwa olahraga adalah program utama yang fokus dibenahi, karena prestasi atlet-lah yang mampu mengibarkan bendera Merah Putih di kancah tertinggi,” tegas Hasanuddin penuh optimisme.(red)
