Barito Selatan-jurnalborneo.co.id
Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan menghambat arus tranportasi umum di Sungai Barito Kalimantan Tengah, Rabu (9/9).
Dari pantauan jurnalborneo.co.id, kabut asap pekat menghambat arus transportasi umum di Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah.
Pada pagi hari kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan menyelimuti sungai Barito. Akibatnya jarak pandang sangat terbatas.
Kondisi ini sangat dikeluhkan para pengemudi perahu motor yang melayani penumpang menggunakan arus transportasi sungai.
Selain terhambat oleh kabut asap, Sungai Barito yang mengalami kekeringan ekstrem juga menjadi kendala bagi transportasi sungai.

Kondisi ini berdampak serius terhadap aktivitas transportasi sungai yang menjadi salah satu urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Salah seorang pengemudi kapal motor jurusan Buntok-Babai, Udin mengaku harus lebih berhati-hati saat melintas karena kondisi sungai yang berkabut dan dangkal.
Menurut udin, kondisi tersebut membuat waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama dibandingkan kondisi normal.
Meski demikian, biaya transportasi hingga kini belum mengalami kenaikan yang berarti.(ari)
