LAMANDAU,JurnalBorneo.co.id – Mulai tanggal 5-8 April 2021, siswa jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lamandau melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Ujian tersebut dilaksanakan berbasis komputer.
Hari pertama USBN, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lamandau, Abdul Kohar meninjau pelaksanaan ujian di SMPN 1 Sematu Jaya yang menggunakan smartphone Android.
“Mulai hari Senin ini tanggal 5 April 2021sampai Kamis 8 April 2021, sebanyak 1.253 siswa SMP/sederajat kelas IX di Kabupaten Lamandau menjalani Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN),” kata H Abdul Kohar, saat di jumpai oleh awak media setelah memantau USBN di SMPN 1 Sematu Jaya.
Diterangkannya, dari 42 sekolah penyelenggara ujian, 4 sekolah diantaranya menggunakan Smartphone Android dalam pelaksanaan USBN tahun ini.
“Empat sekolah tersebut, 3 sekolah di Kecamatan Sematu Jaya dan 1 sekolah di Kecamatan Belantikan Raya. Untuk sekolah yang lainnya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ujian manual berbasis pensil kertas,” terangnya.
Dirinya berharap semua siswa peserta USBN dapat menjalani ujian dan mendapatkan nilai yang baik, sehingga bisa lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Di tempat yang sama, Kepala SMPN 1 Sematu Jaya, Karnegi, menambahkan bahwa pada tahun 2021 ini ada 73 orang siswanya yang menjadi peserta USBN. Namun satu orang diantaranya tidak hadir.
“Pada USBN tahun ini, siswa menggunakan smartphone milik sendiri. Cara kerjanya, siswa login dengan token masing-masing yang di berikan oleh guru, lalu soal akan terpampang pada aplikasi. Siswa tinggal menjawab dengan meng-klik tombol pilihan pada aplikasi. Soal-soal nya merupakan soal buatan guru SMPN 1 Sematu jaya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamandau yang diupload ke aplikasi,” ujarnya.
Karnegi menambahkan penggunaan Android dalam USBN, sebenarnya bukan hal baru di sekolah SMP N 1 Sematu jaya ini, dimana tahun 2019 sekolah tersebut juga sudah menggunakannya. Bahkan untuk penilaian juga sudah menggunakan android. (by)











