Rakor dengan Mendagri, Kapolda : Fokus Cegah Tidak Terjadi Lonjakan Covid-19 Sebelum dan Sesudah Idul Fitri

2 Min Read

PALANGKA RAYA, JurnalBorneo.co.id – Guna menekan angka covid 19 di daerah, pemerintah pusat melakukan beberapa kegiatan salah satunya dengan melaksanakan rapat kordinasi (Rakor) secara virtual yang bertujuan untuk mempertanyakan presepsi penanganan covid 19.

Menyikapi hal tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., mengikuti Rakor dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan dan penanganan covid 19 di daerah secara virtual yang bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Senin (03/05/2021) pukul 08.30 WIB.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., (dua dari kanan) serius mendengar arahan Mendagri. FOTO : tbn.

Rakor kali ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Prof. Dr. Tito Karnavian, Phd., dan dihadiri Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri, S.Hut., M.T., Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, Kajati Kalteng Iman Wijaya, S.H., M.Hum.

Kapolda menyampaikan bahwa dalam rakor kali ini yang menjadi fokus dalam rapat adalah bagaimana mempersamakan presepsi agar dalam rangka menjelang hari raya idul fitri 1442 H tidak terjadi lonjakan angka covid 19 yang sangat drastis.

Menteri Dalam Negeri Prof. Dr. Tito Karnavian, Phd. FOTO : tbn.

“Salah satunya dengan upaya yang disampaikan adalah dengan mensosialisasikan imbauan larangan mudik sesuai petunjuk pemerintah kepada masyarakat guna menekan penyebaran covid 19 yang meningkat secara drastis,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolda juga menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan dengan tidak mudik adalah salah satu upaya terbaik dalam menekan angka penyebaran covid 19.

“Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan meski sudah menerima vaksin,” tutupnya. (tbn/fer)

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *