Wagub Lantik dan Kukuhkan Pengurus Pakuwojo Provinsi Kalteng

2 Min Read
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo saat melantik dan kukuhkan Pengurus Paguyuban Kulowargo Wong Jowo Provinsi Kalteng Masa Bhakti 2023-2027

PALANGKA RAYA, jurnalborneo.co.id — Wakil Gubernur, H Edy Pratowo, melantik sekaligus mengukuhan Pengurus Paguyuban Kulowargo Wong Jowo (Pakuwojo) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2023-2027, di salah satu hotel di Palangka Raya, Sabtu (11/3/2023).

Acara mengusung tema “Membangun Seduluran Untuk Kerukunan dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Tengah”.

Wagub atas nama Pemprov Kalteng menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan dan pengukuhan pengurus Pakuwojo Provinsi Kalteng.

“Saya berharap, agar semangat dalam kebersamaan yang telah dipatrikan dalam kepengurusan paguyuban ini senantiasa dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan,” ucap Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur melalui Wagub pun berharap pengurus Pakuwojo Provinsi Kalteng dalam penyusunan program kerjanya dapat diselaraskan dengan program-program pembangunan pemerintah, dalam upaya percepatan pembangunan di segala bidang, sehingga dapat mewujudkan Kalimantan Tengah Makin BERKAH. Selanjutnya usai menyampaikan sambutan, Wagub meluncurkan website www.pakuwojokalteng.com.

Dalam acara tersebut dilantik dan dikukuhkan komposisi pengurus Pakuwojo Provinsi Kalteng masa bakti 2023-2027 dengan Ketua Umum Sri Suwanto.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Sri Suwanto menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan paguyuban ini. Menurut Sri, Pakuwojo merupakan potensi kekuatan yang dimiliki Kalteng untuk bersama-sama menggerakan pembangunan di Kalteng.

“Pakuwojo menjadi kekuatan yang baik untuk memberikan sumbangsih bagi Kalteng,” tambahnya.

Pembina Paguyuban sekaligus Wakil Gubernur Kalteng dua periode tahun 2005-2015 Ahmad Diran yang turut hadir, menceritakan sejarah berdirinya Pakuwojo yang diprakarsainya tahun 2005 sebagai organisasi sosial kemasyarakatan. Ia pun mengingatkan dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.

“Orang Jawa di manapun berada, harus menyesuaikan diri dengan masyarakat setempat. Kita hormati dan junjung tinggi masyarakat setempat,” pesannya.

Tampak hadir Anggota DPR RI Dapil Kalteng sekaligus Ketua Umum DAD Kalteng, H Agustiar Sabran, Anggota Forkopimda Provinsi Kalteng, Pembina Pakuwojo Ahmad Diran, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Kalteng sekaligus Ketua NU Provinsi Kalteng HM Wahyudi F. Dirun, Ketua Umum Gerdayak Kalteng Yansen Binti, para pengurus Pakuwojo se-Kalteng dan unsur pimpinan ormas se-Kalteng. (red)

 

 

 

 

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *