Warga Transmigrasi Dadahup Harapkan Anaknya Tetap Sekolah

1 Min Read
Warga transmigrasi Desa dadahup Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, Kalteng, mengharapkan sarana pendidikan yang memadai. Foto : Lg

KUALA KAPUAS, JurnalBorneo.co.id – Penempatan sebanyak 21 Kepala Keluarga (KK) pada transmigrasi di Desa Dadahup Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas, rupanya tidak menyurutkan niat warga transmigrasi untuk terus mendapatkan pendidikan bagi anak-anaknya.

“Memang kalau perumahan yang sudah kami tempati sangat layak, begitu juga jatah hidup (sembako). Tetapi pendidikan anak-anak kami tetap menjadi harapan bagi kami selaku orang tua,” ujar  Suradi warga trans setempat.

Dikatakan, meski tidak mendapatkan penghasilan sementara ini, namun pentingnya pendidikan buat anak ke sekolah harus mengeluarkan biaya transportasi Rp5.000 untuk pulang perginya.

“Bangunan sekolah yang ada, jaraknya sekitar 2 kilometer harus menyeberang sungai, ini yang memerlukan biaya,” jelasnya.

Kalau misalnya guru yang datang, itu tidak memadai karena anak-anak kami tidak hanya satu kelas yang sama.

“Seandainya, ada jembatan menyeberang sungai  maka itu sangat membantu kami, agar anak-anak mendapatkan Pendidikan,” harap Suradi. (Lg)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *