PALANGKA RAYA, JurnalBorneo.co.id – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR)
Soenedi mengingatkan bahwa zaman digital ini menjadi bagian kalangan milenial agar tidak ada lagi yang gaptek, sehingga harus menyesuaikan diri untuk belajar dan produktif.
“Pemuda sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang, banyak hal yang perlu dipelajari, kuncinya rajin membaca agar narasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak salah,” kata Soenedi saat membuka kegiatan Dialog Kepemudaan yang diselenggarakan di Aula UMPR, Selasa (26/10).
Tugas pemuda, menurutnya dapat jadi bagian mencerdaskan masyarakat, bekerja tidak perlu dikenal orang lain, tetapi bukti nyata ikut membangun bangsa dan negara melalui karya positif.
Untuk itu ia berharap kegiatan dialog kepemudaan ini bisa memberikan manfaat kepada generasi muda, berikan sumbangsih pikiran dan tenaga untuk membangun negeri sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Sekaligus pemuda bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan yang paling penting mengajak masyarakat berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap menjalankan aktivitas agar apa yang dihasilkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat banyak. (ari)







